Cerita Anak Jalanan RCTI Episode 99-100, Sabtu 12 Desember 2015

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA, BB – Sinopsis sinetron ‘Anak Jalanan’ RCTI episode 99-100 tadi malam, Sabtu 12 Desember2015. Reva dan Adriana terlibat adu mulut karena Reva tidak terima Adriana menyewa bodyguard untuknya. Reva mengatakan kalau Adriana hanya cinta kepada harta papinya Reva. Adriana mengiyakan dan mengatakan memang benar yang dikatakan Reva. Selepas itu Adriana dengan pura-pura menangis mengadu kepada papi Reva bahwa Reva telah menghinanya. Papi Reva kembali memarahi Reva dan mengancam akan menyekolahkan Reva di asrama kalau reva tidak hormat sama Adriana.

Reva sedang menelepon Boy dan menanyakan keadaan Boy. Sedang asyik teleponan dengan Boy, Adriana tiba-tiba nguping dan akan mengadukan Reva ke papinya. Adriana mengadukan Reva kalau Reva sedang teleponan dengan Boy. Papi Reva marah dan bergegas ke kamar Reva. Reva yang melihat Adriana menguping pura-pura berbicara dengan guru matematikanya. Papi reva mendengar percakapan Reva dan heran, karena katanya Reva sedang menelepon Boy nyatanya Reva sedang berbicara dengan guru matematikanya. Papi Reva kemudian menyarankan adriana agar tidak terlalu parno. Reva berhasil mengerjai Adriana.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Cerita Anak Jalanan RCTI Episode 116-117 "Alex Bentuk Geng Black Cobra"

Iyan galau karena Melly akan pindah ke Jogja. Iyan memohon agar Melly tidak pindah sekolah. Tante Marissa buru-buru masuk kantor, om Wirawan cemburu dan mengatakan kalau tante Marissa ngebet pengen ketemu abah Rama. Sedangkan Reva yang akan berangkat ke sekolah mesti diantar oleh bodyguard. Reva kesal akan tetapi Reva terpaksa mematuhi aturan mama mudanya.

Alex yang masih kesal dengan Boy tidak konsen membawa motornya. Alex hampir bertabrakan dengan bang Kobar. Bang Kobar menasehati Alex agar hati-hati berkendara dan tetap fokus. Alex mengatakan kepada bang Kobar kalau dia kesal dengan Boy. Bang Kobar kemudian mengajari Alex agar Alex bisa menyatu jiwanya dengan motor.

Reva tiba di sekolah diantar oleh bodyguardnya. Boy yang juga datang dan menyuruh Reva naik motornya ke parkiran. Di parkiran Reva bertemu teman-temannya. Teman-teman Reva menggoda Boy dan Reva. Reva cengengesan. Reva dan teman-temannya berencana untuk mengerjai Bagas si bodyguard.

BACA JUGA:   Cerita Sinetron Anak Jalanan RCTI Episode 121-122

Mondy berfikir keras bagaimana caranya menghapus fotonya di Hp Rio. Teman Mondy menyarankan agar memanfaatin Boncel teman nongkrong Rio. Kebetulan Boncel sedang butuh dana untuk UTS. Teman Mondy kemudian menemui Boncel dan membuat kesepakatan, dia akan membantu Boncel asal Boncel mau mengambil Hp Rio dan menyerahkan kepadanya.

Boncel mencari cara bagaimana bisa mendapatkan Hp Rio. Boncel kemudian mengutak atik motor Rio. Saat pulang sekolah motor Rio tidak bisa menyala. Saat sedang memperbaiki motornya, Boncel kemudian mengambil Hp Rio. Boncel kemudian pamit ke toilet dan menyerahkan Hp Rio keteman Mondy. Teman Mondy kemudian menyerahkan Hp Rio ke Mondy. Mondy kemudian menghapus foto-fotonya dengan Sabrina di Hp Rio.

Alex yang sedang melakukan atraksi motornya di jalanan hampir saja menabrak Chandra. Chandra kesal. Perkelahian antara Chandra dan Alex terjadi. Chandra berhasil dikalahkan Alex. Chandra kesal.

BACA JUGA:   Cerita Anak Jalanan RCTI Episode 111-112 Banyak Adegan Perkelahian

Boy dan teman-temannya mengerjai Bagas sang bodyguard. Boy berboncengan dengan Raya, akan tetapi Bagas salah mengira dan dikiranya Reva. Bagas kemudian mengejar motor Boy dan menghentikan Boy. bagas marah dan terlibat perkelahian. Tiba-tiba polisi datang. bagas mengatakan kepada polisi kalau Boy akan membawa lari anak bosnya. Boy mengatakan kalau itu temannya. Tiba-tiba Raya membuka helm membuat Bagas kaget. Boy malah menakuti Bagas dan bertanya kepada polisi apakah dia bisa melaporkan Bagas. Polisi kemudian menjawab bisa, membuat Bagas gugup.

Angel tiba-tiba dihadang oleh Alex. Angel marah-marah, kemudian Alex mengingatkan Angel bahwa dia yang telah menabraknya semalam. Angel kaget dan malah melarikan diri. Alex kemudian mengejar Angel.

Abah Rama sedang menjalani sesi pemotretan. Abah Rama yang tidak biasa jadi model agak kesusahan membuat tante Marissa ketawa-ketawa melihat tingkah abah Rama.