Cerita Sinetron Anak Jalanan RCTI Episode 101-102

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

JAKARTA, BB – Sinopsis sinetron ‘Anak Jalanan’ episode 101-102. Alex mengejar mobil Angel. Mobil Angel lewat jalanan rusak, akhirnya Alex mendapati Angel. Angel yang panik kemudian menelepon Boy. Boy datang dan mengatakan apa masalahnya dengan Alex, Alex mengatakan kalau Angel telah menabraknya dan tidak mau mengaku. Boy tidak mau mencampuri urusan mereka dan memilih pergi.

Melly diantar ke terminal oleh maminya. Melly sedih, setibanya di dalam bus, ternyata Iyan juga ada di dalam bus. Iyan kemudian memanggil Melly. Melly teriak kegirangan, mami melly malah marah dan menyuruh Iyan pergi. Iyan menolak dan mengatakan akan ikut pindah sekolah ke Jogja. Mami Melly malah memilih pulang dan tidak jadi ke Jogja. Misi Iyan dan kawan-kawan berhasil.

Bacaan Lainnya

Pak Amir yang sedang mengantar bu Devi tiba-tiba Rio dan kawan-kawan mengejar mereka. Rio dengan jahilnya menabrak motor pak Amir sehingga pak Amir dan bu Devi terjatuh. Bu Devi mengetahui kalau Rio merupakan murid Chandra.

BACA JUGA:   Cerita Sinetron Anak Jalanan RCTI Episode 83-84

Iyan yang mengajak teman-temannya makan ternyata tidak punya uang sedikitpun. Haikal, Boy dan lainnya senang ditraktir Iyan, saat Haikal minta bill dan menyuruh Iyan mambayarnya, iyan malah cengengesan dan bilang nggak punya uang. Teman-teman Iyan kesal akan ulah Iyan, ujung-ujungnya mereka patungan untuk membayar makanan.

Adriana menyamperin tante Marissa di kantornya. Tante Marissa curhat ke Adriana kalau dia lagi bingung karena lagi pusing cari model pendamping untuk abah Rama. Teman-teman kantor tante Marissa malah menyarankan agar tante Marissa yang jadi model pendampingnya. Adriana yang melihat foto abah Rama punya ide licik untuk mengancurkan hubungan tante Marissa dan om Wirawan. Adriana memanas-manasi tante Marissa dan mengatakan tante Marissa cocok berdampingan dengan abah Rama.

Rio mengirimkan file foto Mondy dan Sabrina ke Hp abah Rama. Abah Rama marah dan meminta penjelasan kepada Mondy. Mondy menjelaskan kepada abah Rama akan tetapi abah Rama terlanjur marah dan menyuruh Mondy pulang dan tidak bertemu Raya lagi. Raya kecewa dengan sikap abahnya. Raya sedih.

BACA JUGA:   Cerita Sinetron Anak Jalanan RCTI Episode 113, Boy Dicuekin Reva

Adriana memarahi Bagas karena membuat badan Boy biru-biru saat sedang memarahi Bagas, papi Reva muncul. Bagas kemudian mengadu kepada papi Reva kalau dia tadi dikerjai olah Reva. Reva kemudian dimarahi papinya.

Angel ke resto ngumpul dengan temannya, tiba-iba mereka melihat Boy dan menyamperin Boy. Sedangkan Rio dihadang oleh Chandra di jalanan. Rio dan kawan-kawannya dihajar oleh Chandra yang sangat marah karena Rio mengganggu bu Devi.

Rio kemudian ke tempat bang Kobar dan mengadukan Chandra. Rio menghasut Chandra dan mengatakan Chandra menantang bang Kobar. Sedangkan di tempat lain Reva dijemput Bagas. Disaat berbincang dengan REva, teman-teman Reva mengempesin ban mobil Reva. Reva kemudian naik mobil dengan Bagas, tak lama kemudian si supir manyadari kalau ban mobilnya kempes. Reva cengengesan dan turun dari mobil, dan tak lama Boy datang dan menawarkan agar BOy yang mengantar Reva pulang. Bagas marah dan tidak setuju, akan tetapi Reva mengatakan kalau dia harus cepat sampai rumah karena banyak tugas yang harus diselesaikan.

BACA JUGA:   Serunya Abah Rama, Raya, Mondy dan Haikal di Dahsyat RCTI

Om Wirawan yang kepanasan melihat foto abah Rama kemudian menyewa fotografer untuk memotretnya. Om Wirawan kemudian mengirimkan foto-fotonya kepada tante Marissa dan membuat tante Marissa tak bisa menahan tawa.

Raya sedih dan terus menangis. Abah Rama datang menghampiri Raya dan membujuk Raya. Raya mengatakan kepada abah Rama kalau abah Rama tidak mencari dulu kebenarannya langsung menuduh orang sembarangan. Abah Rama tetap ngotot melarang Raya dekat dengan Mondy. Raya marah dan menutup dirinya dengan selimut.

Mondy kesal dengan tingkah Rio, Mondy yang bertemu Boy mengatakan kalau dia akan memberikan pelajaran kepada Rio. Boy melarang Mondy berkelahi dan menyarankan agar Mondy membawa Sabrina ke hadapan abah untuk menjelaskan permasalahannya. Mondy mengiyakan ide Boy.

Iyan pusing karena Hpnya rusak. Iyan kemudian berencana ke rumah Boy untuk meminjam Hp. Saat sedang di jalan Iyan ketemu Mondy.