Cerita Anak Jalanan RCTI Episode 111-112 Banyak Adegan Perkelahian

oleh

JAKARTA, BB – Sinopsis sinetron Anak Jalanan episode 111-112. Bagas sang bodyguard ternyata takut sama ulat bulu, pas ulat bulu jatuh di kepala Bagas, tiba-tiba Bagas pingsan ketakutan. Angel kemudian menyuruh temannya untuk menolong Bagas. Teman Angel kemudian memercikan air ke muka Bagas hingga akhirnya Bagas sadar.

Teman Angel kemudian pura-pura bertanya ke Bagas apakah dia bodyguardnya Reva. Bagas kemudian mengatakan iya, dan dia sedang mencari-cari Boy. Teman Angel kemudian memberikan alamat Boy. Bagas pun segera ke rumah Boy. Angel senang, dan bergegas juga menuju rumah Boy dan pura-pura jadi penyelamat Boy agar Boy hutang budi dengan Angel.

Om Wirawan menelepon tante Marissa dan akan menjemputnya, Tante Marissa senang. Tiba-tiba Abah Rama datang ke kantor Tante Marissa ingin mengembalikan uang kepada tante Marissa. Tante Marissa menolak akan tetapi Abah Rama ngotot mengembalikannya. Saat Abah Rama dan Tante Marissa berdebat di halaman kantor, Om Wirawan tiba-tiba datang dan melihat mereka berdua. Om Wirawan cemburu dan membuang bunga yang akan diberikan kepada Tante Marissa. Tante Marissa yang melihat Om Wirawan tancap gas kaget dan mengajak Abah Rama mengejar Om Wirawan untuk menjelaskan semuanya. Abh Rama kemudian menjelaskan permasalahannya kepada Om Wirawan. akhirnya Om Wirawan dan Abah Rama baikan.

Adriana pulang kantor lebih awal. Dengan gaya lebaynya Adriana mengendap-endap dan memikirkan cara untuk mengambil Hp Reva. Adriana tidak tenang karena rekaman suara Adriana masih tersimpan di Hp Reva. Adriana kemudian menyuruh Bi Surti untuk berbohong kalau Reva ada tamu agar Reva turun ke bawah dan Adriana bebas mengobrak abrik kamar Reva mencari Hp Reva. Adriana kemudian berhasil masuk di kamarnya Reva akan tetapi Adriana tidak menemukan Hp Reva. Saat sedang mengobrak-abrik kamar Reva, tiba-tiba Reva datang dan membuat Adriana kaget. Reva kemudian mengerjai Adriana dan menghukum Adriana untuk membersihkan kamarnya.

Bagas menunggu Boy di kediaman Boy. Saat Boy tiba Bagas kemudian menghajar Boy. Bi Ira, Mang Diman dan Sri kemudian keluar melihat perkelahian mereka. Mang Diman kemudian membantu Boy, akan tetapi Mang Diman malah dihajar Bagas. Saat sedang berkelahi, Angel kemudian datang dan dengan was-was Angel kemudian menengahi perkelahian mereka. Bagas yang kepalang emosi mengambil kayu dan akan memukul Boy, akan tetapi Angel datang dan Bagas tak sengaja memukul Angel membuat Angel pingsan. Boy kemudian membawa Angel ke rumah sakit.

Papi Reva datang dan mencari Adriana. Papi Reva kemudian memanggil Bi Surti. Bi Surti yang sudah diancam Reva kemudian mengatakan kepada Papi Bei bahwa dia tidak melihat Adriana. Adriana berteriak dan samar-samar papi Bei mendengarnya. Kemudian papi Bei dan Bi Surti ke kamar Reva, ternyata Adriana da di dalam kamar Reva yang terkunci. papi bei berusaha mengeluarkan Adriana dari kamar reva akan tetapi gagal. Tak lama Reva datang dan atas permintaan papinya Reva kemudian membuka kamarnya.

Papi Reva kemudian menanyakan kepada Adriana apa yang dilakukan di kamar Reva. Adriana kemudian dengan aktingnya bersandiwara mengatakan kalu dia akan mengecek apakah reva menggunakan narkoba atau tidak. Reva kemudian marah. Papi Bei kemudian mengajak Adriana turun. Kemudian Bagas datang dan melapor kepada Papi Bei dan Adriana kalau dia terpancing emosi sehingga berkelahi dengan Boy dan tidak sengaja memukul Angel hingga pingsan. Reva kemudian mendengar pembicaraan bagas dan marah kepada papinya. Lalu Reva bergegas ke rumah sakit untuk menjenguk Angel. Saat tiba di rumah sakit, Reva melihat Boy tidur didekat Angel, Angel dengan sengaja meletakkan tangan Boy di atas tangannya. Reva tidak jadi masuk ke kamar Angel dan bergegas pergi. Angel kemudian dengan aktingnya membangunkan Boy dan mengatakan Reva datang dan tidak jadi masuk karena melihat mereka berdua. Angel kemudian menyuruh Boy mengejar Reva. Boy kemudian mengejar Reva tapi tidak mendapati Reva.

Lagi galau, Boy kemudian menelepon Raya dan menjelaskan kepada Raya permasalahannya dan ingin mencari tahu apakah Reva marah pada Boy atau tidak. Boy meminta Raya menelepon Reva. raya pun menelepon Reva menanyakan hal tersebut. Reva dengan ketawa-ketawa mengatakan kalau dia tidak marah pada Boy akan tetapi cuma menguji Boy.

Rio akan membentuk geng baru. Kemudian mereka akan merekrut anak-anak Warrior dan geng Serigala. Saat sedang berbincang-bincang, Rio CS melihat teman-teman Mondy. Kemudian mereka mengajak teman-teman Mondy bergabung. Akan tetapi teman-teman Mondy menolak danperkelahian pun terjadi. Saat sedang berkelahi, Mondy melihat mereka dan membantu teman-temannya. Mereka berhasil lolos dari Rio CS.

Mondy cs kemudian pergi ke warung Babe untuk bertemu anak Warrior. Mereka membahas persoalan Rio cs dan antisipasi yang perlu mereka lakukan. Babe kemudian memberikan nasehat kepada mereka.

Rio dan Alex cs serta bang Kobar menghadang Mondy cs. Jumlah Rio cs lebih banyak dari jumlah Mondy yang hanya bertiga. bang Kobar yang melihat Mondy pandai bela diri langsung menghajar Mondy. Saat perkelahian terjadi Abah Rama yang melintas melihat mereka. Abah Rama kemudian membantu Mondy. Perkelahian sengit pun terjadi. Abah Rama ternyata mengenal Bang Kobar. Abah Rama dan Mondy cs berhasil dilumpuhkan oleh Bang Kobar cs. Raya histeris melihat abah Rama dipukul Rio mengakibatkan Abah Rama pingsan, begitupun dengan Mondy yang pingsan setelah dihajar anak buah Bang Kobar.

Abah Rama tiba di rumah. Om dudung kemudian membuatkan Abah Rama obat. Abah Rama kemudian melarang Raya mmendekati Mondy karena Mondy banyak musuh. Raya kemudian menjelaskan kepada Abah Rama kalau Mondy itu baik.