Cuaca Buruk, Harga Ikan Naik 2 Kali Lipat

oleh

BULUKUMBA, BB – Cuaca buruk yang melanda sebagian wilayah kabupaten Bulukumba kini berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok terutama ikan. Para kaum ibu di Butta Panrita Lopi yang setiap pagi hari berbelanja kebutuhan pokok di pasar tradisional Cekkeng kaget akibat lonjakan harga ikan yang mencapai 100 persen.

Pantauan pada Minggu 13 Januari 2013, ikan cepa yang biasa didapat dengan harga Rp 25 ribu kini dijual Rp 50 ribu. Begitu juga ikan layang yang dijual Rp 10 ribu dengan jumlah yang lebih sedikit.

“Dulu saya beli ikan layang lima ribu sudah dapat banyak, sekarang sepuluh ribu hanya sedikit,”kata Ibu Ramla, warga kompleks Zamzam, sambil memperlihatkan belanjaan.

Bukan hanya Ikan yang mengalami kenaikan harga, kebutuhan pokok lain seperti tomat, cabai dan sayur-sayuran juga mengalami kenaikan.

“Semua semua naik, mungkin karena ladang petani rusak kena angin kencang,”lanjut Ramla dengan wajah sedikit santai.

Seperti diketahui, beberapa hari ini kota Bulukumba diguyur hujan deras disertai angin kencang. Bahkan puluhan rumah hancur di desa Kahayya, kecamatan Kindang. Termasuk puluhan hektar perkebunan warga ikut dirusak angin puting beliung.

Akibat angin kencang ini, para nelayan juga takut melaut. Puluhan perahu nelayan hanya tampak bersandar di sekitar pelelangan ikan pantai merpati.

BMKG wilayah 8 Makassar mengingatkan bahwa cuaca buruk masih terjadi di sebagian besar daerah di Sulsel. Meski Bulukumba bukan daerah yang rawan, namun patut diwaspadai karena cuaca ekstrim seperti hujan deras dan angin kencang bisa datang tiba-tiba.

Laporan: Andi Ilyas