Video Exclusive: Detik-detik Penembakan Berdarah di Klub Gay Orlando AS

oleh

Orlando Shooting by abc11.com
Orlando Shooting by abc11.com

Tragedi berdarah kembali terjadi di negara bagian Amerika Serikat. Sedikitnya 50 orang dikabarkan meninggal setelah aksi penembakan di sebuah klub gay di Orlando, Florida.

Penembak juga tewas setelah terlibat baku tembak dengan aparat. Selain korban tewas, 53 orang juga dirawat karena luka parah akibat kejadian di klub Pulse Minggu dini hari (12/6/2016) waktu setempat. Polisi menyebutkan penembakan diduga dilakukan oleh seorang pria bernama Omar Mir Seddique Mateen (29), warga AS keturunan Afghanistan.

Menurut pihak berwenang, Mateen yang lahir di AS sebenarnya telah diawasi pemerintah untuk beberapa waktu, namun tidak menjadi target untuk penyelidikan kasus tertentu. Tragedi penembakan oleh Mateen yang terjadi pada Minggu dini hari (12/6/2016) waktu setempat itu dikategorikan sebagai terorisme. “Kami

Iklan
menyebutnya insiden terorisme domestik,” ujar Sheriff Orange County, Jerry Demings.

https://youtu.be/F5-KTUW335M
Mateen yang lahir di Port St. Lucie, Florida, itu diduga terpengaruh paham radikal, namun polisi belum menyebutkan apakah ia merupakan bagian dari kelompok tertentu atau beraksi sendiri. Dalam peristiwa itu, sempat terjadi baku tembak antara seorang petugas kepolisian yang berada di luar klub dengan Mateen. Pelaku kemudian masuk kembali ke dalam klub dan menyandera beberapa orang sekitar pukul 02.00 dini hari. “Situasinya berubah menjadi peyanderaan,” tutur Mina.

https://youtu.be/0dAWKAoG5uU
Tiga jam kemudian, tim SWAT kepolisian mendobrak maju ke dalam klub menggunakan kendaraan lapis baja dan menyelamatkan sandera. Omar Mateen kemudian tewas dalam tembak menembak melawan polisi

Iklan