Inilah Daftar Penerima Penghargaan Kalpataru 2013

oleh

JAKARTA – Inilah Daftar Penerima Penghargaan Kalpataru 2013 yang diberikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 10 Juni 2013.

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mendampingi SBY pada pemberian penghargaan tersebut.

Loading...

Delapan belas penghargaan Kalpataru diberikan kepada individu maupun kelompok yang memiliki perjuangan untuk melestarikan lingkungan.

Pemberian penghargaan dilakukan bersamaan dengan pemberian penghargaan Piala Adipura.

Penilaian penghargaan Kalpataru berdasarkan masukan dari Dewan Pertimbangan Kalpataru yang dipimpin oleh Ismid Hadad.

Kategori Perintis Lingkungan:
1.   Suratimin, dari Desa Semoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
2.   Nazirudin, dari Nagari Malintang, Sumatera Barat.
3.   H. Chaerudin, dari Kelurahan Lebak Bulus, DKI Jakarta.
4.    Syahdan, dari Kampung Sentosa Barat, Sumatera Utara
5.    Herman Malolende, dari Dusun II Desa Wali Ate, Nusa Tenggara Timur.

Kategori Pengabdi Lingkungan:
1.    Darpius Indra, dari Desa Kenagarian Cerocok Anau Ampang Pulai, Sumatra Barat.
2.    Koderi, dari Desa Kebonsari, Jawa Timur.
3.    Sofia Seven,  dari Desa Rejosari, Riau.

Kategori Penyelamat Lingkungan:
1.    Kelompok Penyelamat Penyu “Mabes Desobis”, dari Kampung Aisau, Papua.
2.    Kelompok Tani Usaha Bina Usaha Maju II, dari Dusun Bendrong, Jawa Timur.
3.    PT. Krakatau Tirta Industri, dari Desa Kebonsari, Banten
4.    LSM ECOTON, dari Desa Bambe, Jawa Timur.
5.    Kelompok Tim Relokasi Kawasan Permukiman Atas Air dari Marga Sari Kalimantan Timur.

Kategori Pembina Lingkungan:
1.    H. Amran Nur, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
2.    Vinsencius  Nurak, dari Desa Kefa Selatan, Nusa Tenggara Timur.
3.    Efi Saefudin, dari Desa Menes, Banten.

Kebahagiaan dan keharuan tampak di wajah para penerima penghargaan ini. Apalagi, penghargaan ini diterima langsung dari Presiden SBY. Salah satu yang tak henti mengucapkan syukur adalah Vincencius Nurak, dari Desa Kefa Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Pria yang sudah membina lingkungan pertanian selama hampir 25 tahun ini tidak menyangka memperoleh penghargaan Kalpataru itu.

“Hampir 25 tahun baru dapat penghargtaan ini, sebagai pembina lingkungan. Saya sangat senang, merasa terharu, bisa perjuangan yang orang anggap ya sesuatu yang lucu dulunya akhirnya dihargai juga,” tutur Vincen pada JPNN. Vincen berharap langkahnya dalam membina sekitar 18 ribu petani untuk konservasi sumber daya alam dan air bisa terus diperjuangkan bersama masyarakat di NTT dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Selain pemberian Kalpataru, diserahkan juga penghargaan kepada Nominator Kalpataru 2013  yang diserahkan Menteri LH pada Malam Anugerah Lingkungan. Di antaranya :

Kategori Perintis Lingkungan, kepada:
1.      Didin Saefudin, dari Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.
2.      Wagimin, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur.
3.      N. Akelaras, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
4.    Sarjono, alamat jalan Gayungan, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
5.    Sugiarto, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
6.    Muchlis, Kota Probolinggo, Propinsi Jawa Timur

Kategori Pengabdi Lingkungan, kepada:
1.    Sri Partiyah, Kabupaten  Magetan, Provinsi Jawa Timur
2.    Erminawati, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
3.    Tutik Sudaryanti, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY.

Kategori Penyelamat Lingkungan, kepada:
1.      Kelompok Tani Bina Usaha, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.
2.      LSM Tunas Hijau, Kota Surabaya.
3.      Yayasan Kaliandra S.E.J.A.T.I, Kabupaten Pasuruhan, Provinsi Jawa Timur.
4.      Kelompok Pelestari Mangrove Pesisir Utara, Gresik Provinsi Jawa Timur
5.      LSM Palapa Ngariksa Bumi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
6.      Kelompok Tani Alam Subur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kategori Pembina Lingkungan, kepada:
1.        Prof. Sudharto P. Hadi, MES., PHd., Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah
2.        Anak Agung Gede Agung, SH., Kabupaten Badung, Provinsi Bali
3.        Y. Suyatno Hadiatmojo, Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Laporan: Cr19/Irman/menlh

Loading...