Prosesi 7 Bulanan Adat Kajang, Bayi di Perut Sudah Dibaca-bacai

oleh

Suku Kajang MantraTak cuma artis yang kerap melakoni upacara 7 bulanan kehamilan. Beberapa warga Kajang yang memasuki 7 bulan kehamilan juga tak luput dari prosesi sakral tersebut.

Seperti dilakukan Iffa Tamar dan suaminya, Senin, 25 Juli 2016. Iffa yang lahir di Tana Toa ini mengandung bayi pertama. Ada beberapa prosesi dilakukan pada upacara 7 bulanan ini. Termasuk mandi bersama dengan suami menggunakan ramuan tradisional bernama Tulisi.

“Dimandi berdua sama suami pake “Tulisi” (istilah bahasa adat Kajang, Konjo). Lalu pakai pakaian serba baru dari mertua,”katanya.

Bukan sampai disitu, Iffa kemudian menjalani

Iklan
prosesi Saui. Kemudian orang pintar atau sanro melakukan ritual dan urut beralaskan beras dan sarung baru sebanyak 7 lembar.

“Ini intinya di-saui karena perut diurut ringan dan ada baca-bacanya,”ungkapnya. Selain itu, Iffa juga wajib melakukan Kanre Ngirang atau Makan Ngidam. Dia harus memakan buah khusus yang disiapkan seperti jeruk mangga dan kedondong.

Suku Kajang adalah salah satu suku yang disegani di Indonesia. Termasuk kesaktian mantranya. Beberapa kawasan masih menjaga adat leluhur tanpa pengaruh luar. Sebagian juga sudah beradaptasi dan mendapat pendidikan formal hingga bangku kuliah.

Iklan