Pemukulan Pramugari: Zakaria Dikeluarkan Paksa dari Rumah Sakit

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BANGKA,BB – Tersangka dalam kasus pemukulan pramugari, Zakaria Umar Hadi dikeluarkan paksa dari rumah sakit karena hanya mengalami depresi.

Kepala Dinas Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) itu dikeluarkan oleh penyidik Polres Pangkal Pinang dari RS Bhakti Timah (RSBT), Pangkal Pinang, Senin 10 Juni 2013 sekitar pukul 14.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Kabag Ops Polres Pangkal Pinang Kompol AB Arifin mengatakan, tersangka Zakaria tidak perlu dirawat inap. Sebab, jelas Arifin, menurut hasil pemeriksaan dokter RSBT, Zakaria hanya mengalami depresi.

BACA JUGA:   Lowongan Pramugari Garuda Indonesia, cek laman FB ini

“Dari keterangan dokter, tersangka tidak perlu rawat inap. Dia hanya depresi saja,” kata Arifin kepada Bangkapos.com dilansir dari Kompas.com.

Zakaria kemudian dikeluarkan dari Ruang Cendrawasih VIP I, Kelas I, RS Bhakti Timah, Pangkal Pinang. Ia dibawa oleh anggota Polres Pangkal Pinang dengan kondisi masih diinfus. Kemudian ia dibawa ke Bid Dokkes Polda Babel.

“Dari hasil pemeriksaan Bid Dokkes Polda, hasilnya sama dengan dokter RSBT. Jadi sekarang dibawa ke Polres Pangkal Pinang,” kata Arifin.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas BKPMD Provinsi Babel Zakaria Umar Hadi dilarikan ke Rumah Sakit Bhakti Timah, Pangkal Pinang, sejak Minggu malam.

Kasat Reskrim AKP Alfred J Tilukay, Senin (10/6/2013), membenarkan bahwa tersangka Zakaria dilarikan ke RSBT karena mengeluh sakit. “Tersangkanya kita bawa ke rumah sakit sekitar jam 9 malam. Katanya mengeluh sakit. Tapi sakit apa, kita belum dapat keterangan dari dokter,” kata Alfred.

BACA JUGA:   Pramugari senior Garuda tewas di Hotel Clarion Makassar

Sumber: bangkapos.com dan Kompas.com

  • Whatsapp