Kaur Reskrim: Kades Tino Tidak Terlibat, Cuma Ikut Memburu Pencuri

oleh

Smartfren bts Jeneponto
JENEPONTO,BBONEWS.com — Terkait Kasus pencurian baterai tower BTS SmartFren di Dusun Bonto Langga, Desa Tino Kecamatan Tarowang yang melibatkan Kepala Desa Tino, Darwis diamankan polisi. Kaur Reskrim Polres Jeneponto Ipda Nasaruddin menyebutkan Kades Tino menjadi saksi.

“Cuma dipanggil untuk diminta keterangan, sehubungan pada saat itu adai juga di TKP dan Bukan dia (Kades Tino red) melakukan itu (penucurian red). Namun Ada dua orang (pelaku red) masih diburu dan sementara kita lidik karena saat di TKP keduanya melarikan diri,”Ujar Ipda Nasruddin dibalik via telfon.

Loading...

Namun saat ditanya, kenapa Kepala Desa Tino ada di TKP saat dua orang pelaku pencurian Baterai tower BTS SmartFren beraksi?, “Dia (Darwis red) ikut memburu, setelah dia mendengar gonggongan anjing (Karena Tower dan rumah kades sekitar 50 meter red) pas bersamaan ada buser disitu di TKP ,”jelas Ipda Nasaruddin.

Kini Kepala Desa Tino, Darwis sudah kembali ke rumahnya pasca diminta keterangan oleh pihak penyidik polres Jeneponto. Berita dugaan pencurian sempat heboh karena Kades Tino Darwis ikut diamankan tim buser.

Loading...