Tanpa Takut, Ibu Ini Gelar Ritual Panggil Buaya di Bulukumba

oleh

Warga lakukan ritual panggil buaya. Foto Wahyu Harsaf
Warga lakukan ritual panggil buaya. Foto Wahyu Harsaf

BULUKUMBA,BB – Kehadiran seekor buaya di pesisir pantai Ela-ela, Kabupaten Bulukumba tak hentinya menjadi bahan pembicaraan. Kini Pantai Ela-ela, sekitar Dermaga Leppe’E, ikut tenar gara-gara kemunculan buaya laut itu.

Padahal dulu, pantai ini hanya dikenal oleh sebagian petani dan nelayan di Ela-ela, Bulukumba. Beberapa hari terakhir pantai ini didatangi warga yang tujuannya untuk melihat buaya itu. Tak terkecuali oleh warga yang mempercayai bahwa buaya yang muncul itu adalah keluarganya atau leluhurnya.

Loading...

Ya, percaya atau tidak beberapa pendatang mengaku punya kontak batin dengan buaya itu. Sehingga iya tahu apa yang harus dilakukan saat ingin melihat buaya itu. Seperti membawa sesajen atau sekadar memanggilnya ke daratan. Ya benar, beberapa warga pun tampak memberikan sesajen yang juga berisi telur untuk buaya itu.

Bak pawang buaya yang terlatih, seorang ibu mendekati buaya seperti tanpa ada rasa takut. Ia pun menyodorkan sesajen yang telah disiapkan kepada buaya tersebut. Rubiah, nama ibu itu mengaku berkeluarga dengan buaya itu. Ia percaya bahwa salah satu anggota keluarganya memiliki saudara kembar dengan buaya.

Beberapa warga juga melakukan ritual panggil buaya hanya dengan kontak batin. Opu, salah seorang warga yang mengaku sempat melakukan kontak batin dengan buaya itu. “Saya saat di situ (Pantai Ela-ela) seakan berbicara dan bisa memanggilnya. Susah dijelaskan karena ini cerita nenek ada sodaranya begitu (buaya),”katanya kepada BeritaBulukumba.com, Rabu 31 Agustus 2016.

Loading...