Hebat, Rifaldy Fajar ‘Kibarkan’ Merah Putih pada Ajang Inovasi Dunia di India

oleh

Rifaldy Fajar, putra Bulukumba saat membentangkan bendera Merah Putih usai meraih medali perak.
Rifaldy Fajar, putra Bulukumba saat membentangkan bendera Merah Putih usai meraih medali perak.

YOGYAKARTA,BBOnews.com — Alumni SMA Negeri 1 Bulukumba ini sungguh luar biasa. Prestasi di kancah nasional dan internasional terus diraih.

Mahasiswa FMIPA UNY dari Prodi Matematika yaitu Rifaldy Fajar, kembali menorehkan prestasi dengan berhasil meraih medali perak dalam ajang The 1st India International Innovation Fair 2016 (IIIF 2016) di Bangalore, India yang diselenggarakan pada tanggal 9 – 11 September di BIEC. Kegiatan ini diadakan oleh Indian Innovators Association (IIA) yang bekerjasama dengan International Federation of Inventors’ Associations (IFIA).

Dijelaskan Rifaldy, acara ini diikuti oleh ratusan inovator dari beberapa negara, di antaranya Lebanon, Indonesia, India, Polandia, Portugal, Sri Lanka, Bosnia, China, Mesir, Irak, Nigeria, Filiphina dan beberapa negara lainnya dimana peserta terbagi atas beberapa bidang dengan juri yang sangat berkompeten. Pada kesempatan tersebut, Rifaldy Fajar

Iklan
membawa inovasi mengenai Numerical Simulation and Mathematics Modelling of Spreading the Parasit of Shypilis dalam kelas kesehatan.

“Memprediksi persebaran penyakit Shypilis dalam beberapa tahun ke depan di berbagai belahan dunia dengan menggunakan program maple-18 setelah dilakukan modelling. Diperoleh hasil pengobatan pas sebesar 0,699 satuan pengobatan berdasar asumsi-asumsi yang digunakan untuk meminimalisir persebarannya,”katanya saat dihubungi BBOnews.com. Kelas ini menurutnya merupakan tantangan yang sangat berat karena rivalnya adalah inovasi Top 20 project kesehatan. Rifaldy sebelumnya telah mendapatkan beasiswa dari pihak penyelenggara berupa free registration hingga akomodasi selama mengikuti kegiatan ini.

Diterangkan, lomba ini berkonsep exhibition disertai dengan presentasi dimana setiap inovasi mendapat stand untuk menampilkan poster kepada dewan juri dengan sistem presentasi tanya jawab dalam Bahasa Inggris. Kemudian presentasi dilakukan dalam sebuah ruangan untuk masing-masing kelas dalam inovasi tersebut dengan menampilkan power point. (UNY/BBOnews)

Iklan