Sinopsis Lonceng Cinta ANTV Episode 57, Senin 31 Oktober 2016

oleh

Sinopsis Lonceng Cinta ANTV Episode 57, Senin 31 Oktober 2016
Sinopsis Lonceng Cinta ANTV Episode 57, Senin 31 Oktober 2016

Apakah Anda penggemar drama serie India Lonceng Cinta?. Jika Iya, tentunya sudah tak sabar menonton lanjutan kisah Abhi dan Pragya di stasiun ANTV hari ini Senin 31 Oktober 2016. Berikut kami hadirkan sinopsis dan kisah lengkap Lonceng Cinta hari ini Episode 57 yang kami lansir dari situs IntiFilm.com.

Pammi dan Mittali yang mulai mabuk bercanda bersama Tanu dan Aaliya. Mittali pun yang mulai melantur berkata bahwa Aaliya telah menculik Pragya. Aaliya tegang dan menyuruh Mittali tutup mulut. Abhi dan Pragya masih menari, anak buah Neil datang kesana, salah satu dari mereka pun melihat Abhi dan hen dak berjalan menuju tempat Abhi tapi temannya memanggil semua teman2nya dan mereka mengelilinginya merayakan holi.

Aaliya muncul dengan pakaian yang menyerupai milik Bulbul, dia lalu memberitahu Tanu bahwa dirinya akan menikmati holi bersama Purab dan akan menghancurkan hubungan Bulbul. Tanu bertanya bagaimana cara Aaliya mendapatkan Purab. Aaliya pun memberikan segelas Bhang susu pada pelayan dan menyuruhnya memberikan pada Bulbul. Pelayan memberikan pada Bulbul dan Bulbul meminumkannya pada Purab. Aaliya pun menyeringai senang. Neil bertanya pada anak buahnya apakah Abhi dan Pragya sudah ditemukan, dia menjawab ‘belum’. Sementara preman yang lain sedang menodongkan pistol mencari Abhi dan Pragya.

Aaliya mulai mewarnai wajahnya, Purab yang telah mabuk berpikir Aaliya adalah Bulbul. Aaliya membawa Purab ke kamar. Bulbul sendiri kebingungan mencari Purab, Neil mengikutinya. Bulbul bertanya pada pelayan dan menyuruhnya mencari Purab. Aaliya sendiri sudah menidurkan Purab di atas tempat tidur. Preman berkata pada orang2 bahwa dirinya tidak memiliki masalah dengan mereka dan mereka hanya membutuhkan Abhi dan Pragya. Mereka lalu menyemprotkan air pada setiap orang untuk mengenali Abhi dan Pragya.

Setelah wajah Abhi dan Pragya bersih, preman itu menyuruh temannya untuk menangkap Abhi dan Pragya. Mereka berdua pun berlari. Neil memasuki kamar, dia merasa jengkel melihat Aaliya yang sedang menyamar menjadi Bulbul hendak bermesraan dengan Purab yang tertidur. Neil membekap mulutnya dan mencoba menculiknya. Aaliya membebaskan diri dan menamparnya. Neil pun terkejut melihat yang disangkanya Bulbul ternyata Aaliya.

Bulbul sendiri sedang mencari2 Purab, Aaliya lalu menyembunyikan Neil dibalik tirai. Bulbul melihat Aaliya bersama Purab dan bertanya apa yang dilakukannya. Daadi dann yang lain kemudian datang. Aaliya berkata bahwa seseorang telah memberi Purab minuman Bhang jadi dia membawanya ke kamar. Sarla lalu melihat sepatu Neel dibawah tirai, Sarla menunjukkan pada semua orang. Aaliya pun terkejut dan berkata bahwa disana tidak ada siapa2, Mereka semua hendak mengecek.

Neil mendengar percakapan mereka, dia lalu meninggalkan sepatunya dan melarikan diri lewat jendela. Indu membuka tirai dan tidak menemukan siapa2. Daadi lalu menyuruh seseorang memindahkan Purab ke ruangan lain. Abhi dan Pragya terus saja berlari dan preman2 itu mengikutinya dari belakang.
Tanu meminta maf pada Bulbul karena tidak bisa menahan Bulbul. Aaliya berkatabahwa dia sudah mulai merekam dan bermesraan dengan Purab tapi tiba2 Neil datang dan menghancurkan semuanya. Neil kembali muncul darimjendela. Tanu bertanya mengapa Pragya masihn hidup dan sekarang telah lolos bersama Abhi. Neil menjawab bahwa Abhi datang menyelamatkan Pragya. Sementara itu para preman berhasil menangkap kembali Abhi dan pragya dengan menodongkan pistol pada keduanya, mereka lalu menghubungi Neil dan memberitahunya. Neli pun memberitahu Aaliya dan Tanu. Aaliya menyuruhnya untuk segera melenyapkan Pragya. Neil pun kembali pergi melalui jendela.

Bulbul menjaga Purab yang masih pingsan dan berpikir bahwa Aaliya sudah melakukan sesuatu. Purab terbangun dan bertanya apa yang sedang terjadi. Bulbul pun langsung memeluknya. Mereka berdua lalu turun ke lantai bawah. Dan bertanya pada Daadi apakah Abhi menelpon. Daadi berkata belum dan dia berkata bahwa seperti biasanya, Abhi akan mengejutkan mereka. Neil tiba disebuah gedung yang sedang dibangun dimana Abhi dan Pragya di ikat disana. Anak buahnya berkata jika telah mengikat mereka di pilar dan menyebar semua anak buahnya keseluruh gedung.

Aaliya sendiri berpikir ingin membersihkan namanya, dia berencana untuk membebaskan Abhi. Aaliya lalu menelpon Neil dan menanyakan posisi mereka, Neil mengatakan jika mereka sedang berada di Powai. Aaliya menyuruh Neil melepaskan kakaknya tapi Neil berkata akan membunuh mereka. Aaliya pun mengancam Neil akan dilaporkan pada polisi. Neil tidak takut danmemintanya untuk datang untuk melihat kakaknya nyang akan sekarat.

Abhi berkata pada Neil bahwa jika dia berani menyentuhnya maka dia akan menyesal. Neil pun tertawa mendengar ancaman Abhi. Mereka oun kemudian saling sindir. Aaliya berkata pada Tanu bahwa Neil memberitahu tempat persembunyiannya. Aaliya mengatakan akan pergi membebaskan kakaknya, Tanu ingin menemaninya tapi Aaliya berkata akan pergi sendiri., Aaliya llau berjalan keluar. Daadi melihatnya dan bertanya. Aaliya berkata akan memberikan surprise untuknya. Aaliya lalu berjalan pergi.

Purab meminta nomer ponsel Abhi yang telah digunakan Abhi menelpon tadi. Daadi menunjukkan dan berkata jika batrainya lemah. Purab lalu pergi membawa ponselnya. Neil mengikat Abhi di tepi bangunan dan menyuruh Pragya untuk meminta maaf padanya. Abhi melarangnya. Tapi Pragya merasa hidup Abhi lebih npenting daripada

Iklan
harga dirinya, dia pun meminta maaf pada Neil. Abhi merasa sedih dan berpikir jika Pragya melakukan ini demi dirinya.

Purab menelpon pemilik kedai tempat Abhi singgah dan menanyakan keberadaann Abhi. Pemilik kedai itu mengatkan jika mereka berduan telah diculik. Purab meminta alamat kedainya dan kemudian berpikir bagaimana memberitahu Daadi bahwa Abhi dan Pragya diculik lagi.

Aaliya menemui Neil untuk memperingatkannya agar melepaskan kakaknya, dia juga mengancam Neil dan Neil pun ketakutan. Abhi mendengar suara Aaliya dan kemudian berkata bahwa itu hanya khayalannya saja. Aaliya menyuruh Neil melepaskan kakaknya dan melenyapkan Pragya. Neil meminta Aaliya memberinya waktu hingga malam. Aaliya kembali berkata bahwa Neil harus melenyapkan Pragya dan membebaskan kakaknya, jika dia tidak melakukannya maka dia akan berada di penjara.

Purab turun kemlantai bawah dan memberitahu jika Abhi dan Pragya diculik kembali. Bulbul bertanya darimana Purab tahu semua itu. Purab berkata bahwa pemilik kedai yang disinggahi Abhi yang memberitahunya. Bulbul dan Purab serta polisi tiba di wilayah kedai dan bertanya pada orang2. Bulbul juga menemukan cincin pernikahan Pragya di lantai, dia menunjukkan itu pada Inspektur dan Purab.

Aaliya berada di dalam mobil dan berbicara dengan Tanu, dia menceritakan apa yang telah dilakukannya pada Neil. Lalu seseorang datang memberikan file biodata Neil dan Aaliya memberikan uang sebagai gantinya. Bulbul lalu menelponnya dan meminta maaf bahwa telah meragukannya lalu Bulbul meminta bantuannya karena sedang mencurigai seseorang, Bulbul berkata akan mengirim melalui sms waktu dan tempat untuk bertemu. Aaliya berkata akan menemuinya besok. Aaliya berpikir Bulbul sedang meragukan seseorang. Tanu berkata jika hal itu sangat bagus karena paling tidak Bulbul tidak mencurigai mereka.

Abhi terus saja menghina dan mengolok2 Neil dan anak buahnya. Anak buah Neil meminta ijin untuk melenyapkan Abhi tapi Neil menenangkan mereka. Abhi terus memperolok, Neil pun menodongkan pistol ke arahnya dan menyuruhnya menghentikan ucapannya. Abhi lalu memaksanya untuk mengatakan siapakah bos dari Neil.

Neil meminta anak buahnya menjaga Abhi dan Pragya dengan ketat, kemudian dia beranjak pergi. Sementara Daaljeet berkata pada Daadi bahwa mereka berharap Abhi dan Pragya akan lolos dari sarang penculik, Daaljeet lalu pamit bersama Sarla dan anggota keluarganya yang lain.

Neil minum alkohol dan teringat perngatan Aaliya serta Abhi. Neil pun menjadi emsi dan berpikir bagaimana cara melenyapkan Abhi dan Pragya sekaligus. DIa lalu mendapatkan ide. Sarla berjalan pulang dan melihat seorang gadis yang terluka setelah mengalami kecelakaan, dia berpikir itu Pragya dan Sarla berlari untuk memeluknya. Purvi terkejut dan berkata bahwa gadis itu bukan Pragya. Sarla pun kemudian menangis.

Pragya menangis dan berkata pada Abhi bahwa dia mengkhawatirkan Daadi. Pragya meminta Abhi melarikan diri begitu mendapat kesempatan karena dia sangat berarti dalam keluarganya tapi tidak dengan dirinya. Pragya berkata bahwa ibunya pasti hanya menangis untuk beberapa hari saja tapi dia akan tenang karena Bulbul bersama ibunya. Abhi menjawab bahwa dirinya datang untuk menyelamatkannya karena dia sangat berarti untuk neneknya.

Purab dan Bulbul masih mencari Abhi dan Pragya, Purab memberinya teh dari sebuah kedai.Bulbul brkata bahwa dirinya bertanggung jawab atas penculikan Pragya. Dia juga mengatakan jika meragukan Aaliya ikut terlibat dalam penculikan. Purab berkata bahwa Aaliya sudah berubah sekarang dan Purab meminta Bulbul tidak berpikiran buruk tentang Aaliya lagi. Drama masih berlanjut, Neil mempunyai ide yang cemerlang, dia mengambil pistol dari sakunya, menghapus sidik jarinya lalu memaksa Pragya memegangnya dan menyuruhnya untuk menembak Abhi.

Janki meminta Daaljeet untuk meminum obatnya. Daaljeet berkata bahwa hidupnya akan segera berakhir tapi kehidupan Abhi dan pragya baru saja dimulai, dia mengkhawatirkan mereka. Janki pun memintanya untuk tenang. Purvi muncul dan menangis karena mengkhawatirkan Sarla.

Neil menodongkan pistol pada Pragya dan menyuruhnya menembak Abhi. Pragya menolak. Abhi memprovokasi dan berkata bahwa Neil sangat lemah hingga membutuhkan bantuan seorang wanita. Neil menjawab bahwa ucapan Abhi tidak akan menghalanginya dan dia tetap memaksa Pragya menembak. Pragya tetap menolak tapi anakbuah Neil menekan pistol tersebut dan Pragya pun menembak, tembakan mengenai tangan Neil dan diapun jatuh pingsan ke lantai. Anak buahnya pun mengerumuninya. Abhi dan Pragya pun lari.

Mittali yang sedang mabuk memanggil Aaliya dannTanu, dia berkata bahwa polisi akan datang menangkap mereka. Tanu berkata bahwa Mitali sedang mabuk. Mittali terus saja berbicara dan menyuruh mereka mengakui kesalahannya dan tidak membawa2 namanya. Aaliya berkatabbahwa Abhi dan Pragya tidak akan datang karena mereka diculik lagi, Aaliya juga berkatabahwa dirinya telah berteu dengan Neil beberapa waktu yang lalu. Aaliya menyuruh Mittali pergi karena seseorang akan mendengarkan mereka. Mittali berkata bahwa seseorang telah mendengarkan mereka dan Mittali menunjuk Bulbul. Tanu dan Aaliya terkejut melihat Bulbul. (Thanks to IntiFilm.com)

Iklan