Cerita Lengkap Lonceng Cinta ANTV Episode 61, Jumat 4 November 2016

oleh

Cerita Lengkap Lonceng Cinta ANTV Episode 61, Jumat 4 November 2016
Cerita Lengkap Lonceng Cinta ANTV Episode 61, Jumat 4 November 2016

Ini dia kisah cerita dan sinopsis lengkap sinetron Lonceng Cinta ANTV Episode 61 (Tayang Jumat, 04 November 2016). Janki pun memukul Purvi dan menyalahkannya untuk semuanya. Purvi kembali meyakinkan jika dirinya tidak terlibat dalam penculikan.

Purvi berusaha meyakinkan Sarla dan Bulbul, tapi Bulbul berkata bahwa dirinya akan memaafkannya jika dia memberitahu keberadaan Abhi dan Pragya. Ini mengejutkan Purvi karena Bulbul pun percaya bila dirinya ikut terlibat. Janki lalu mengusirnya keluar dan Janki meminta maaf pada Daaljeet.

Loading...

Pragya merasa bahagia bahwa akhirnya dia mengatakan pada Abhi semua perasaannya dan dia ingin membagi berita ini dengan Bulbul. Pragya masuk ke dalam gubuk dan hendak memakai baju berwarna putih, Abhi datang dan membantunya memakai baju, mereka berdekatan dan seolah-olah Abhi hendak menciumnya. Abhi lalu memeluknya dan ini semua ternyata hanya khayalan Pragya. Abhi lalu datang dan memandanginya. Pragya menyembunyikan bajunya dan merasa malu.

Tanu bertanya pada Aaliya bagaimana bisa dia menjebak Purvi. Aaliya pun teringat saat pergi ke rumah Bulbul dan saat pergi ke kamar mandi dia pergi ke kamar Purvi dan meletakkan uang serta surat di lemarinya. Tanu memuji kecerdikan otak Aaliya. Aaliya berkata bahwa kini Bulbul tidak bisa menuduhnya lagi. Tanu tiba-tiba merasa sedih dan berkata jika Abhi bersama Pragya selama beberapa hari dan Pragya pasti menjebak Abhi dalam cintanya.

Polisi menangkap anak buah Neil dan bertanya apa yang dilakukannya di hutan. Dia menjawab jika dia tidak melakukan apa-apa dan tidak menculik siapa2. Polisi berkata bahwa dirinya tadi tidak menanyakan tentang penculikan jadi kenapa dia berbicara tentang penculikan. Polisi menanyakan keberadaan Abhi dan Pragya dan jika dia tidak mau berbicara maka dia akan mendapat penyiksaan tingkat tiga, polisi lalu menyeretnya pada Komisioner.

Sementara Pragya sedang memandangi Abhi dengan malu2 dan dia teringat saat2 romantis sewaktu mereka berdua ada di hutan. Jari Tanu terluka saat dia memotong apel, Aaliya pun bertanya apa yang terjadi padanya. Tanu berkata bahwa dirinya sedang khawatir jika Pragya menjebak Abhi dalam cintanya. Mittali datang dan mengatakan sesuatu yang semakin membuat Tanu gelisah. Tanu berkata kalau mereka sering bertengkar. Mittali kembali memprovokasi dengan mengatakan jika cinta terjadi biasanya setelah adanya pertengkaran demi pertengkaran, Mittali memberi contoh Aaliya yang dulu sering bertengkar dengan Purab dan kini Aaliya sangat mencintainya. Aaliya pun membenarkan ucapan Mittali. Tanu pun semakin khawatir.

Sarla menangis dan tidak habis pikir kenapa Purvi menculik Abhi dan Pragya. Janki muncul memberikan ‘sirup obat batuk’ untuk Daaljeet sebagai ganti teh nya.  Daaljeet berkata bahwa dirinya mengkhawatirkan Purvi. Janki pun bertanya siapa Purvi, Janki juga berkata jika dirinya menganggap Purvi telah tiada dan sekarang dirinya akan bekerja sendiri. Janki lalu pergi ke dapur. Polisi membawa anak buah Neil mampir di kedai teh terlebih dulu. Salah satu pelayan kedai mengenali preman itu dan berpikir jika dia bisa memberikan preman itu pada Purab maka dia akan mendapat imbalan 1 crore. Seorang pelayan membawakan teh untuk polisi lalu membawanya ke kamar mandi. Pelayan yang lain membawa pergi preman tersebut. Dia menelpon Purab dan mengatakan jika dia mendapatkan penculiknya, dia juga meminta imbalannya. Purab memintanya datang ke rumah Abhi

Purab lalu dengan bahagia memberitahu Bulbul jika penculik Abhi akan mendatangi rumah Abhi. Dia juga menelpon Komisioner dan memberitahunya jika preman itu akan segera dibawa ke rumah Abhi. Komisioner pun meminta Purab untuk berhati2. Pragya mengintip Abhi dan melihatnyabtengah tertidur. Dia laku mendekati Abhi dengan malu2 dan memeriksa lukanya, Abhi lalu membalikkan badan dan Pragya pun bersembunyi dibawah tempat tidur. Setelah Abhi kembali tertidur, Pragya mengobati luka Abhi dan memijatnya dengan perlahan2.

Purab dan semua keluarga menunggu kedatangan lelaki yang akan membawa preman penculik itu. Tanu bertanya pada Aaliya apakah penculik itu akan mengenalinya. Aaliya berkata jika dia akan melihat apakah preman ini asli atau palsu. Lelaki itu datang, Purab langsung emnanyakan keberadaan Abhi dan Pragya tapi dia menjawab tidak tahu. Purab pun menamparnya. Akash juga ikut menampar dan menghajarnya. Tanu khawatir kalau preman tersebut menceritakan semuanya dan dia meminta Aaliya menghentikan Akash atau preman itu akan menyebut nama mereka. Aaliya pun mencoba menghentikan Akash tapi Purab memintanya diam dan menyuruh Akash melanjutkan pukulannya. Akash hendak menghajar preman itu lagi dan diapun akhirnya mengaku jika bos nyabtelah menembak Abhi dan mereka berdua terjatuh ke dalam jurang. Semua orang shock mendengarnya. Purab meminta Daadi untuk tidak mempercayai preman tersebut karena Abhi dan Pragya tidak mungkin meninggal. Aaliyan juga menjadi panik dan mengatakan jika preman itu berbohong. Purab lalun berkata bahwa dirinya akan pergi membawa Abhi dan Pragya kembali.

Di kamar Aaliya, Tanu menyalahkan Aaliya hingga Abhi terbunuh oleh Neel. Aaliya tidak yakin jika Neil bisa membunuh Abhi. Aaliya berkata bahwa Mittali lah yang telah melibatkan Neil. Mittali berkata bahwa polisi menangkappreman itu di hutan, Neil juga pasti berada di hutan dan untuk menyelamatkan dirinya sendiri maka dia menghabisi Abhi dan Pragya. Daadi mulai menangis dan merasa lemas mengetahui cucunya telah meninggal, Indu menenangkannya dan mengatakan jika Abhi tidak akan meninggal. Daadi berkata bahwa bingkai foto Abhi telah pecah dari ntangannya dan ini pertanda jika Abhi telah tiada. Sarla juga mengatakan jika dirinya bermimpi buruk dan  dia tahu jika telah terjadi sesuatu pada Abhi dan Pragya. Aakash meminta mereka semuanuntuk tenang, Aajay juga berkata jika Purab telah pergi untuk membawanya kembali. Sementara Purab dalam perjalanan teringat masa kecilnya bersama Abhi dan berpikir bahwa Abhi dan Pragya akan segera kembali.

Pagi harinya Abhi terbangun dan melihat Pragya tidur dilantai. Abhi mencoba untuk menyen tuhnya tapi diurungkannya niatnya. Abhi lalu pergi keluar dari dalam gubuk. Polisi masih terus mencarinya begitu juga dengan Neil. Abhi mendengar suara dan kembali masuk dalam gubuk lalu membangunkan Pragya. Dia berkata jika itu pasti suara Neil dan anak buahnya, Abhi mengajaknya lari tapi Pragya berkata jika lukanya belum sembuh. Mereka lalu mendengar pintu diketuk, mereka pun bersembunyi di kamar mandi.

Aaliya mencoba menghubungi Neil tapi tidak ada jawaban, Aaliya pun menelpon Purab. Purab sendiri sedang berada di jalanan dan menghentikan kendaraannya untuk bertanya pada penduduk. Aaliya menelponnya dan bertanya, Purab berkata bahwa dirinya masih di perjalanan. Tanu sendiri terus menangis tersedu2. Aaliya menyuruhnya berhenti menangis karena tangisannya sangat mengganggu. Bulbul meminta Daadi untuk meminum air, Daadi menolak tapi Indu bersikeras. Sarla lalu melihat Pragya datang dan dia berpikir bahwa ini khayalannya saja, Sarla pun bertanya pada Bulbul apakah dia melihat Pragya. Bulbul menatap pintu masuk dan melihat Pragya datang bersama Abhi. Bulbul pun bertanya pada ibunya apakah sang ibu juga melihat Abhi. Pragya lalu memeluk Bulbul dan Sarla, sedangkan Daadi terbangun dari duduknya dan terkejut melihat Abhi. Dia berjalan menuju Abhi dan memeluknya dengan rasa haru. Abhi juga memeluk Indu dan yang lain.

Mittali sangat terkejut melihat Abhi dan Pragya, dia lalu berpikir untuk memberitahu Aaliya dan Tanu tapi diurungkannya niatnya dan membiarkan mereka melihat sendiri nanti. Sementara Neil menghajar anak buahnya dan menanyakan keberadaan Abhi. Neil terus menghajar mereka dan menyuruhnya mencari Abhi dan Pragya sampai malam atau mereka tidak akan melihat matahari pagi. Sarla melihat kondisi Abhi yang masih lemah dan berkata jika Abhi akan kembali sehat jika telah memakan makanan buatan tangannya. Aakash juga menyambut kembali kedatangan Abhi. Abhi berkata jika merindukan mereka semua khususnya Daadi. Abhi lalu menceritakan apa yang telah terjadi dan bagaimana Pragya menyelamatkannya dan berhasil mengeluarkan pelurunya. Daadi pun memuji Pragya, begitu juga dengan Indu. Bulbul lalu menyuruh mereka untuk beristirahat, Bulbul meminta Pragya menemuinya nanti dan memintanya untuk menceritakan pengalamannya selama di hutan. Abhi lalu menanyakan Aaliya dan berkata jika dia ingin memberi Aaliya kejutan.

Aaliya berada dikamarnya dan masih merasa sedih. Abhi datang dan menutup mata Aaliya dengan tangannya dari belakang. Aaliya merasa jika itu tangan Abhi dan dia memanggil “kakak”. Aaliya lalu memeluknya dan menangis haru, Aaliya lalu menanyakan keadaan Abhi. Aalya juga menunjukkan perhatiannya pada Abhi. Abhi pun tersenyum melihat perhatian Aaliya. Tanu kemudian memasukim kamar dan memeluk Abhi serta menciumnya. Tanu lalu bertanya apakah Abhi merindukannya. Pragya yang sedang melintas melihat mereka. Abhi pun melihat Pragya. Tanu bertanya apa yangs edang terjadi. Pragya menyeka air matanya dan berlalu pergi.

Daadi merasa tidak enak karena Sarla memasak di dapurnya, Sarla berkata bahwa dia memasak untuk Abhi dan Pragya. Daaljet mengatakan agar membuat manisan, Bulbul datang dan mereka mengobrol di dapur. B ulbul lalu terpikir untuk menelpon Purab. Bulbul menelpon Purab yang masih berada di dalam hutan, dia memberitahu jika Abhi dan pragya sudah berada di rumah sejak 2 jam ya ng lalu. Purab mengomel karena tidak ada yang memberitahu, dia lalu menutup telepon dan bersyukur pada Tuhan. Beberapa orang dari industri musik datang ke rumah Abhi dan menceritakan jika industri musik terguncang tanpa kehadiran Abhi dan mereka sangat senang mengetahui Abhi telah kembali. Mereka berkata akan mengadakan pesta untuk menyambut Abhi. Daadi melarang tapi Abhi, Aaliya dan Tanu menyetujuinya. Abhi lalu menanyakan Purab, Bulbul pun menjawab jika Purab masih mencarinya. Abhi lalu berkata akan pergi beristirahat dan dia melihat Pragya yang tampak malu2.

Daadi lalu melanjutkan obrolan bersama keluarga Sarla. Bulbul pun bertanya pada Pragya apa yang telah terjadi antara dia dan Abhi, Pragya tidak menjawab dan berkata akan pergi ke rumah ibunya. Bulbul meminta Pragya berbicara dulu dengan Abhi dan dia membawa Pragya ke kamar. Pragya berkata ingin pergi kerumah ibunya, Bulbul bertanya mengapa dia seolah2 melarikan diri dari Abhi. Pragya berkata akan pulang ke rumah dan bercerita padanya.Bulbul memaksanya ke kamar Abhi. Abhi melihat Pragya dan berpikir mengapa Pragya menyembunyikan wajahnya darinya, Pragya  berpikir untuk tidur dim kamar lain, Abhi pun pura2 tidur. Pragya mengambil selimutnya dan terpikir akan obat Abhi, Pragya pun berpikir akan meminta Robin untuk memberikan pada Abhi, Pragya kemudian bergegas keluar. Abhi terbangun dan merasa tegang.

Daadi memanggil Pragya dan Abhi, dia berkata jika Komisioner ingin bertemu mereka berdua. Mereka berdua turun dan menemui Komisioner. Komisioner lalu bertanya siapa yang btelah menculik mereka, Merek pun menyebut Neil. Komisioner bertanya apakah Neil yang telah menembak Abhi. Pragya berkata jika Neil ingin menembaknya tapi Abhi menghalangi dan tembakan itu mengenai Abhi. Komisioner pun berkata bahwa mereka berdua saling mencintai satu sama lain. Indu menimpali bahwa mereka berdua memang tercipta satu sama lain. Abhi kemudian meminta Komisioner menangkap Neil dalam waktu 2 hari. Mittali pun tegang mendengar ucapan Abhi dan berdoa semoga Tuhan melindunginya.

Purab mendatangi kamar Abhi dan memeluknya dengan bahagia. Purab berkata akan mengadakan pesta untuk Abhi. Purab lalu menyuruhnya bersiap2 dan turun. Sementara keluarga Sarla sibuk bersiap2 untuk menghadiri pesta. Sarla tanpa sadar meminta Purvi menyiapkan saree merahnya,Sarla tersadar jika Purvi telah di usir dan dia un menjadi sedih memikirkan kesalahan yang telah diperbuat Purvi. Janki meminta Sarla melupakan Purvi. Sarla pun bertanya apa yang akan dikatakan pada pragya nanti mengenai Purvi. Bulbul menjawab bahwa mereka akan memberitahu Pragya di waktu yang tepat tapi tidak untuk sekarang ini. Daaljeet pun membenarkan ucapan Bulbul. (Thanks to intifilm.com)

Loading...