Bupati Launching “Bulukumba Melayani”, Tema Hari Jadi Tahun Ini

Gambar Gravatar
  • Whatsapp


BULUKUMBA,BB — Ya, itulah tema Hari Jadi Bulukumba ke 57 tahun 2017 ini. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan sebelum hari H yang jatuh pada tanggal 4 Februari mendatang.

Kegiatan pertama adalah “Semalam di Desa” dimana Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berkunjung dan bermalam di Desa Palambarae Kecamatan Gantarang, Rabu (25/1). Esok harinya bertempat di lapangan Bicari, Bupati AM Sukri A Sappewali meluncurkan “Bulukumba Melayani” untuk tahun 2017. Tema ini dimaksudkan bahwa pelayanan pemerintah kepada masyarakat harus maksimal, mudah dan cepat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Duo Biduan Rilis Lagu Mellow Tapi Bikin Goyang

Salah satu cara mendekatkan pelayanan adalah dengan mengunjungi desa. Menurut AM Sukri, sekali kali kantor Bupati dipindahkan ke desa sehingga bisa bertemu langsung masyarakat, dan menjawab serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat. “Sebenarnya bermalam di desa telah dilakukan oleh orang tua saya Andi Sappewali saat pemimpin daerah ini, dulu beliau tiap bulan bermalam di desa -desa untuk mengetahui lebih dekat kondisi masyarakat serta untuk menjaga kebersamaan”, kata Sukri dalam sambutannya.

AM Sukri Sappewali juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ada kepala SKPD yang berkarakter sombong, tidak ramah dalam melayani. “Kalau ada yang seperti itu, segera laporkan dan saya akan memecatnya, mereka dilantik untuk melayani masyarakat” tukas Sukri yang disambut aplaus dari hadirin. Dengan diluncurkannya Bulukumba Melayani, maka ke depan jajaran SKPD akan bermalam di desa secara bergilir setiap bulannya.

BACA JUGA:   Jenazah Dipikul dari PKM, Program Bulukumba Melayani Mana?

Menurut Sukri, tahun ini pemda juga telah menaikkan anggaran desa sebesar 1,5 milyar. Pihaknya juga berjanji akan menaikkan tunjangan kepala dusun supaya kinerjanya bagus, oleh karena menurut Sukri kepala dusunlah yang menjadi ujung tombak di masyarakat, karena dia harus mengetahui siapa masyarakat yang miskin, kaya, atau siapa anak yang tidak sekolah. Data itu harus dikuasai oleh kepala dusun supaya lebih akurat.

AM Sukri mengaku, kegiatan ini untuk menunjukkan komitmen pemerintah hadir untuk melayani dengan aksi-aksi nyata. Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan buku tabungan gratis dari Bank Sulselbar kepada tiga kepala dusun, serta penyerahan bantuan kepada dua kelompok usaha bersama di desa itu. Bupati dan Wakil Bupati juga melakukan dialog dengan masyarakat setempat, mereka bertanya segala permasalahan yang dihadapi, mulai dari pengairan irigasi, pelayanan KTP, layanan Kartu Indonesia Pintar, sampai layanan IMB. Saat dialog Bupati memberikan kesempatan kepada Kepala SKPD untuk menjawab secara teknis apa yang dikeluhkan oleh masyarakat yang bertanya.

BACA JUGA:   Perpres Kawasan Borobudur dan Taman Nasional Gunung Merapi

Selain itu, pada saat bersamaan pemerintah melaksanakan sunatan massal gratis dan pelayanan KB gratis. Peserta sunnatan sebanyak 33 anak, sedangkan pelayanan KB sebanyak 40 orang. (Siaran Pers)

Pos terkait