BKD Bulukumba Usul 2.130 Kuota Penerimaan CPNS 2017

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BJ – Pemkab Bulukumba melalui Badan Kepegawaian Kepelatihan dan Diklat Daerah (BKKDD) mengusulkan kuota 2.130 CPNS tahun 2017. Jumlah tersebut terdiri dari usulan CPNS untuk tenaga pengajar, kesehatan dan teknis.

Kepala BKKDD Kabupaten Bulukumba, Andi Ade Ariadi membenarkan usulan CPNS Bulukumba telah dikirim ke Kemenpan RB. BKD Bulukumba mengusulkan 1.861 tenaga Guru SD/SMP, 196 tenaga kesehatan dan 73 tenaga teknis.

Bacaan Lainnya

“Kami persiapkan lebih awal. Sudah diusukan ke Kemenpan RB sesuai analisis kebutuhan pegawai,”kata Andi Ade. Sementara itu Kemenpan RB meminta agar masyarakat tidak terpancing dengan info penerimaan CPNS 2017 yang banyak beredar.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan RB, Herman Suryatman menegaskan sampai saat ini rencana penerimaan CPNS dari jalur khusus, belum diumumkan. “Jangan mudah terkecoh informasi dari portal yang tidak jelas,” tegasnya di Jakarta, Senin (03/07).

Akhir ini marak beredar penerimaan CPNS untuk calon hakim, petugas lapas, dan imigrasi, Herman menjelaskan bahwa masih tahap proses pembahasan rincian formasi. “Kami masih mengevaluasi rincian formasi yang diajukan oleh instansi terkait,” ujarnya.

Mahkamah Agung sudah menyerahkan rincian formasi tempat penugasan untuk empat jenis jabatan hakim yang akan diterima. Sementara Kementerian Hukum dan HAM juga telah menyerahkan beberapa rincian formasi, antara lain petugas penjagaan, pemeriksa keimigrasian, dan jabatan strategis lainnya.

Rencananya, pengumuman penerimaan akan dikeluarkan pada bulan Juli ini. “Namun kita tunggu saja, karena masih dalam proses. Masih dimungkinkan ada perubahan jadwal. Apabila sudah final, akan segera kami informasikan,” jelasnya.

Herman kembali mengingatkan agar masyarakat mencari informasi dari portal resmi Kementerian PANRB dan BKN, yakni menpan.go.id dan bkn.go.id. “Jangan sampai terkecoh informasi tidak benar atau hoax. Kalau ingin tahu perkembangannya, langsung konfirmasi ke kami,” ujar Herman.