Nirfawana: Terakhir Antar di Bandara Saya Dipeluk Erat Tak Mau Lepas

BULUKUMBA,BB – Kepergian Andi Atrian Fitrawan (19) untuk selamanya meninggalkan duka mendalam bagi orang tuanya, Nirfawana. Jelang kedatangan jenazah putranya di Makassar, Sabtu pagi 8 Juli 2017, Nirfawana terus menangis dan mengingat putranya semasa hidup.

Kepada Beritabulukumba.com, pengusaha Bulukumba ini, tak pernah menyangka anaknya akan pergi selamanya. Apalaagi baru-baru ini mengantarnya ke Bandara Sultan Hasanuddin, usai menemuinya di Bulukumba. Siapa sangka pertemuan dengan anakanya itu untuk terakhir kalinya sebelum meninggal dunia, Jumat 7 Juli 2017 di Nganjuk karena kecelakaan bersama rombongan santri.

“Saya tidak menyangka dia cepat dipanggil sang pencipta, anakku,”ujar Nirfawana dengan kesedihan mendalam. Air mata Nirfawana terus menetes menunggu kedatangan jenazah di Bandara Hasanuddin.

Iklan Iklan

“Saya antar ke sini ternyata di sini juga pertemuan terakhirku. Dia pelukka, seakan pelukannya tidak mau lepas. Erat sekali, anakku,”ceritanya.

Foto perpisahan itu juga diunggah Nirfawana di akun Facebook miliknya. Tak hentinya mengenang Atrian, menangis dan membagikan kesedihananya. “Tak kuat tahan sedihku, saya selalu berbagi kebahagiaan kini berbagi kesedihan,”kata perempuan yang aktif di Facebook itu. Selamat jalan Atrian, semoga mendapat tempat terindah di sisi Allah SWT.

Nirfawana

Penulis: 
    author

    Posting Terkait