Jenazah Dipikul dari PKM, Program Bulukumba Melayani Mana?

oleh

BULUKUMBA,Beritabulukumba.com – Program Bulukumba Melayani yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulsel, menjadi sorotan sejumlah warga. Kini ramai-ramai mempertanyakan program Bulukumba Melayani yang dilaunching tahun 2017.

Program itu dinilai tak sesuai kenyataan di lapangan. Baru-baru ini warga menyayangkan kondisi pemulangan jenazah dari PKM Kajang menggunakan tandu. Jenazah terpaksa dipikul dengan tandu bergantian sejauh 5 kilometer.

Pihak PKM berkilah menggunakan Ambulanve mengangkut janazah melanggar aturan regulasi. Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Bulukumba mendesak agar Kepala Puskesmas diberhentikan dari jabatan.

“Kopel Desak Bupati Copot Kapusnya. Karena ini sudah kedua kalinya membuat program Bulukumba melayani jadi tidak keren,”kata Jakfar Ketua Kopel Bulukumba. Menurutnya Ambulance pernah membawa ambulance pergi pesta di Makassar.

“Sekarang membiarkan jenazah harus ditandu pake sarung dari PKM ke rumah duka. Tidak berperikemanusiaan,”tegas Jakfar. Ini sejumlah status warga menanggapi regulasi PKM Kajang yang dinilai tidak manusiawi.

“Yg bilang ambulance hanya di pakai untuk orng yg sakit bukan untuk jenazah sruh kelaut saja, atau ketemu sm sy biar saya ajari hukum, ” TEMPATKANLAH KEMANUSIAAN DI ATAS ATURAN ” ITU BRU KEREN,”Andi Rajanasution.

“Kapus Salah mengartikan penegasan Bupati? Atau Bupati tidak cakap dalam memberikan penjelasan dan penegasan?
Atau keduanya akut?,”Kahar Mappasomba.

“Ambulance dibeli dari uang rakyat dan diperuntukkan untuk rakyat ,ketika ada rakyat yang meninggal disuruh ditandu saja dengan berjalan kaki sejauh 5 km ,kata kapusnya melangar regulasi,terus bu kapus kalau ambulancenya di pake ke kondangan atau jalan jalan tidak melanggar regulasi kah???#Gagaltotal,”Ifa Musdalifa.