Tak Harus Cetak Kartu Antrian, CPNS Kemenkumham Lega

oleh

JAKARTA,Beritabulukumba.com – Situs Kementerian Hukum dan HAM (cpns.kemenkumham.go.id) tak bisa diakses dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya calon pegawai negeri sipil Kemenkumham tak bisa mencetak Kartu Antrian/Informasi yang menjadi salah satu syarat untuk melangkah ke tes berikutnya.

Lilik Bambang Lestari, Kepala Biro Humas Kemenkumham, mengatakan ada masalah pada server kemenkumham yang tidak dapat diakses hingga Sabtu (9/9/2017). Panitia memutuskan menghilangkan persyaratan CPNS harus cetak kartu antrian/informasi.

“Berhubung server masih bermasalah, pelamar CPNS bisa langsung melihat jadwal seleksi, terkait tempat dan waktunya di situs saja. Tak lagi wajib cetak kartunya,” ungkap Lilik. Sesuai dengan pernyataan resmi bernomor SEK.KP.02.01-740 yang menyatakan CPNS Kemenkumham tak lagi perlu cetak kartu antrian.

CPNS Kemenkumham 2017 yang mengikuti verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan dengan kualifikasi pendidikan SLTA Sederajat, diminta membawa sejumlah dokumen. Diantaranya Ijazah/STTB (asli), Transkrip nilai Ijazah/STTB (asli), Kartu Tanda Penduduk/Surat Keterangan Perekaman Kependudukan (suket) (asli), Lembar bukti pendaftaran SSCN (fotokopi), dan Pas Foto ukuran 4×6 berlatar belakang merah 2 lembar.

Badan Kepegawaian Nasional Regional IV Makassar diamanahkan sebagai panitia di bidang Computer Assisted Test (Cat) di Sulsel. Pelaksanaan CAT untuk pelamar CPNS Kemenkumham kualifikasi pendidikan Sarjana berlangsung pada 11 September pekan depan. Sedangkan kualifikasi SLTA atau sederajat berlangsung pada 25 September nanti.

Adapun lokasi pelaksanan tes CAT ini akan berlangsung di dua lokasi. Pertama di Kantor BKN REGIONAL IV Makassar Jl Paccerakkang, dan kedua Kampus Amkop Makassar Jl Meranti. Sebanyak 400 komputer yang disiapkan dalam tes uji pengetahuan umum, dan kepribadian ini. Di kantor BKN 100 komputer dan di Amkop sebanyak 300.

Jumlah peserta yang ikut dalam tes CAT tahap awal yakni 11-16 September ini sebanyak 11.438 peserta. Mereka ini adalah pelamar dengan kualifikasi pendidikan sarjana. Dan tahap kedua 25 September – 3 Oktober sebanyak 30.115 peserta untuk kualifikasi pendidikan SMA sederajat.