Spesialis Pembobolan Brankas Lintas Provinsi Diciduk Polisi Bulukumba

99 views

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Unit Resmob Polres Sat Reskrim Polres Bulukumba yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi, S.Ik, MH telah melakukan penangkapan terhadap gembong DPO (Daftar Pencarian Orang) tindak pidana pencurian dengan pemberatan (363 KUHP) lintas Provinsi spesialis brangkas di 2 (dua) lokasi berbeda yakni Desa Wirakanan Blok tipar Rt 02 Rw 08 Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu dan Di Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat, Minggu (27/8/17).

Hal itu terungkap pada Press Rilis yang di pimpin Kapolres Bulukumba, AKBP Muh Anggi Naulifar Siregar di Aula Mapolres Bulukumba, Senin (11/9/17).

Pelaku yang diamankan, Ahmad Soleh Alias Sobleng, Nandang Subagja Als Nandang Als Bagja Als Jangkung Dan Romi Hutabarat Alias Nasuha, ke (Tiga) pelaku ditangkap setelah cukup lama diintai oleh petugas. 

Anggi Naulifar Siregar menjelaskan, penangkapan ini berawal ketika, Jumat 25 Agustus 2017 anggota unit resmob sat reskrim Polres Bulukumba melakukan penyelidikan dan pulbaket terhadap gembong Tindak Pidana Curat lintas Provinsi yang terjadi di wilayah hukum Polres Bulukumba.

Pihaknya mendapatkan informasi bahwa salah seorang terduga pelaku Nandang Subagja Als Nandang Als Bagja Als Jangkung yang mana terduga beralamat dan berada di wilayah hukum Kandanghaur Kabupaten Indramayu dan begitu mengetahui keberadaan pelaku, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, langsung membentuk tim untuk melakukan penangkapan.

Kemudian pada hari minggu 27 Agustus 2017 sekitar pukul 12.00 Wita Tim bergerak ke wilayah Kandanghaur Kabupaten Indramayu selanjutnya pada pada pkl 20.00 Wib, di bantu anggota Polsek Kandanghaur langsung melakukan penangkapan di rumah DPO tindak pidana pencurian dengan pemberatan Nandang Subagja Als Nandang Als Bagja Als Jangkung yang mana pada saat terduga hendak di tangkap terduga sempat melakukan perlawanan dan kemudian bersembunyi di atas plafon rumah nya akan tetapi berkat kesigapan petugas terduga pun berhasil di ringkus dan selanjutnya di amankan di Polsek Kandanghaur untuk di lakukan interogasi dan pengembangan. 

“Dari hasil introgasi di peroleh keterangan bahwa dalam melakukan aksi terduga bersama sama dengan temannya yang beralamat di Telukjambe Kabupaten Karawang Saudara Romi Hutabarat Alias Nasuha (DPO) yang beralamat di Jakarta Timur dan di lanjutkan pengembangan,” ungkap Anggi Naulifar.

Kemudian pada Senin 28 Agustus 2017 sekitar pukul 04.30 Wib, tim yang di pimpin Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi S.Ik, MH, membawa saudara Nandang Subagja Alias Jangkung menuju Kabupaten Karawang Untuk menunjukkan tempat persembunyian pelaku Ahmad Soleh dan sekitar pkl 12.00 Wib, Tim Personil Polres Bulukumba di back up oleh anggota Resmob Polres Karawang menerima APP dari Kasat Reskrim Polres Bulukumba mengingat pelaku Ahmad Soleh Alias Sobleng Sobleng di informasikan memiliki banyak senjata tajam serta terkenal sadis dan nekat. 

“Selanjutnya tim bergerak menuju tempat persembunyian pelaku Di Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur dan langsung melakukan penangkapan terhadap diri pelaku Ahmad Soleh Alias Sobleng di rumah nya serta membawa terduga ke posko Resmob Polres Karawang untuk dilakukan interogasi,” jelasnya.

Lebih jelas dia mengatakan, pada Kamis 31 Agustus 2017 sekitar pukul 17.00 Wib, Tim kembali ke Kabupaten Bulukumba yang selanjutnya melakukan pengembangan dan penyelidikan lanjut serta membawa kedua pelaku untuk menunjukkan TKP yang ada di wilayah Hukum Res Bulukumba namun sesampainya diperjalanan kedua pelaku melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri dari petugas yang mengamankan, dan pada saat itu anggota sudah memberi tembakan peringatan berkali kali ke udara namun kedua tersangka tidak mengindahkan dan malah terus berlari dengan sigap dan tepat anggota melumpuhkan dibagian kaki pelaku dengan mempedomani Perkap Nomor. 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.

“Pada Jumat 1 September 2017 sekitar pukul 01.00 Wita Tersangka dibawa ke RSUD Sultan Daeng Raja Bulukumba untuk diberikan pertolongan medis dan setelah dilakukan observasi dan Dokter menerangkan luka yang di alami oleh tersangka tidak parah, Pada pukul 02.30 Wita Tersangka dibawa ke Mapolres Bulukumba guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Saat ini masing- masing tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bulukumba

“Ini adalah kasus spesialis pembobolan brankas, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan ancaman diatas 5 tahun penjara” Tutup Kapolres Bulukumba.

Pembobolan Brankas Polres Bulukumba