Bupati Geram, Kepsek SMA 8 Bulukumba Segera Dipanggil

570 views

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali geram melihat beredarnya foto- foto mesum siswi yang mengenakan kaos olahraga lengan panjang berwarna hijau kombinasi orange, Rabu (13/9/17).

Jika dilihat dari kostum pakaian olahraga yang dipakai siswi menggunakan jilbab berwarna hitam itu, diduga seragam pelajar milik SMA negeri 8 Bulukumba.

Sementara pasangan mesum laki- lakinya, menggunakan baju hitam, celana jeans biru, dan topi hitam belum diketahui identitasnya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber yang didapatkan, lokasinya disebuah bendungan perbatasan Bulukumba- Bantaeng, Kecamatan Kindang.

Saat mengetahui foto mesum itu, Bupati langsung menanyakan kapan dan dimana kejadiannya dan SMA berapa di Bulukumba. 

“Cari tau segara, Astagfirullah. Walaupun bukan kewenanganku tetap harus ditindak. Cari tahu itu, coba klarifikasi Kepala SMAN 8 dan semua gurunya pasti ada yang kenal. Nanti pulang saya panggil kepala sekolahnya,” tegas Bupati

Sementara itu Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto angkat bicara melalui akun facebooknya mengenai kasus asusila tersebut.

“Ini adalah keprihatinan kita yg tdk perlu menjadi diekspose berlebihan.
Mereka adalah generasi yang lagi tersesat, generasi yang krisis identitas yang perlu dicarikan jalan sehingga menjadi anak yang memberikan kontribusi pda kedamaian daerah ini.
Ini tanggung jawab kolektif kita. Karena bisa jadi diruang ruang private masih banyak anak anak seperti ini yang hanya saja belum terekspose” Tulis Tomy di Facebooknya

Kepala SMA Negeri 8 Bulukumba membenarkan, jika seragam olahraga yang dipakai siswi itu adalah seragam olahraga sekolah SMA 8 Bulukumba.

“Iya benar dinda, itu adalah seragam sekolah kami,” kata Jasman.

Pihaknya juga mengakui, pada saat kejadian anak tersebut tidak masuk sekolah. 

“Memang beberapa hari anak ini tidak masuk sekolah. Saya sudah melayankan surat pemanggilan untuk orang tua siswi, untuk diberikan sanksi, paling tidak kita keluarkan dari sekolah, karena bagaimanapun sudah mencoreng dan mencedrai dunia pendidikan, khususnya di SMAN 8 Bulukumba,” tegas Jasman.

Foto Mesum SMA 8 Bulukumba