Bupati Bulukumba Buka Lomba Pacuan Kuda

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Bupati AM.Sukri A.Sappewali membuka sekaligus menyaksikan kejuaraan ‘Pabbitaeng Jarang’ (Pacuan Kuda) di Lapangan Sappiri Pangka, Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Minggu (17/9/17).

Ketua Panitia Pebbittaeng Jarang, Indra Hidayat mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena warga memiliki rasa kekhawatiran yang berlebihan. Dikatakannya, pemuda takut kehilangan tradisi para leluhur yang selalu menjunjung tinggi adat dan tradisinya.

Bacaan Lainnya

“Acara ini di ikuti oleh peserta Joki dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Ujung Loe. Lombanya kita laksanakan di Lapangan Sapiri Pangka di ikuti oleh 30 ekor kuda,” kata Indra dalam laporannya.

Bupati AM.Sukri A.Sappewali menyampaikan, kegiatan ini merupakan tradisi yang telah lama hilang dan dibangkitkan kembali oleh adik- adik kita Ikatan Pemuda Kreatif dan Innovatif Balleanging.

“Selaku pemerintah daerah sangat mendukung kegitan ini. Kita berharap lomba pacuan kuda menjadi tradisi tiap tahunnya untuk diperlombakan,” kata Andi Sukri Sappewali dalam sambutannya.

Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali Saat Menghadiri Lomba Pacuan Kuda Di Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Minggu (17/9/17).

Bupati juga sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dikatakannya, pemuda harus berani dalam bertindak dan mempertimbangkan segala konsekuensi yang ada.

“Saya berharap arena lomba yang ada saat ini bisa dipatenkan, sehingga kita memiliki arena pacuan kuda yang permanen. Untuk itu, saya perintahkan kepala desa untuk menelusuri siapa pemilik tanah, sehingga bisa dijadikan aset pemerintah,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Januaris, Kapolsek Ujung Loe, Camat Ujung Loe, Camat Bonto Tiro, Kepala Puskesmas Balleanging dan para Kepala Desa se-Kecamatan Ujung Loe.

Dalam kegiatan balap kuda tersebut,Juara pertama diraih oleh Curu, perwakilan Desa Balleanging, disusul oleh Kama di juara kedua dan Basma di Juara ketiga.