Pakai Alat Kelamin Palsu, Rahmat Yani Berhasil Tipu Istrinya.

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

Bulukumba, BeritaBulukumba.com – Peristiwa perkawinan sejenis (sesama perempuan) yang menghebohkan dunia maya, Syarifah Nurul Husna dipersunting oleh Rahmat Yani yang dilaksanakan pada 17 September 2017 di Ere Lebu Barat, Kelurahan Eka Tiro, Kecamatan Bonto Tiro Kab. Bulukumba. Proses pernikahan tersebut berlangsung sama dengan pernikahan normal. Mulai dari keluarga mempelai wanita, para tamu undangan, bahkan rombongan pengantar sama sekali tidak menyadari bahwa ada kejanggalan dalam pernikahan ini.

Syarifah Nurul Husna yang dipersunting dengan mahar (uang panaik) sebesar 30 juta rupiah, sama sekali tidak menyangka bahwa suaminya Rahmat Yani ini adalah seorang perempuan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Heboh Pasangan Pengantin 14 Tahun di Bulukumba

Pernikahan sesama jenis ini baru terungkap setelah tiga hari melangsungkan resepsi pernikahan. Setelah pernikahan tersebut Rahmat Yani telah melakukan hubungan intim layaknya suami-istri pada umumnya.

Pada saat melakukan hubungan intim, Rahmat Yani menggunakan alat kelamin palsu, sehingga istrinya tidak menaruh kecurigaan dan mempercayai bahwa Rahmat Yani tersebut merupakan seorang laki-laki asli.

Hal tersebut, diungkap langsung oleh Kasi Bimas Islam Kementrian Agama (Kemenag) Bulukumba, Abdul Hafid saat melakukan investigasi mengatakan benar Rahmat Yani merupakan perempuan yang telah melangsungkan pernikahan sesama jenis dan telah berhubungan selayaknya suami istri.

“Berdasarkan pengakuannya (Syarifah) telah melakukan hubungan layaknya suami istri, dan tidak mengetahui suaminya (Rahmat Yani) memakai alat kelamin palsu” Ujar Abdul Hafid.

Lanjut Abdul Hafid, bahwa Syarifah tidak mengetahui bahwa suaminya adalah perempuan. Ia pun terus meyakini bahwa suaminya laki-laki asli. Sehingga pihak keluarga memberikan penjelasan bahwa suaminya itu perempuan yang memakai kelamin palsu yang banyak dijual.

BACA JUGA:   Heboh di Youtube, Pelajar Salah Ucap Ikan Tongkol di Depan Jokowi

Hal tersebut diperkuat oleh Zainal Abidin, selaku kepala lingkungan yang resah karena Rahmat Yani yang enggan melengkapi proses administrasi di KUA Kecamatan Bonto Tiro seperti janjinya sebelum ketika ingin menikah.

Karena gerak geriknya sudah mencurigakan, Zainal Abidin kemudian menghubungi Suharman seorang anggota Polsek Bontobahari, untuk bersama sama menuju ke rumah Lajju Siga yang merupakan kakek angkat Rahmat Yani di Lingkungan Tarampang, Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari.

Di rumah Lajju Siga, Suharman memeriksa Rahmat Yani dibantu Lajju Siga dan Zaenal Abidin. Hasilnya, dalam tas rangsel milik Rahmat Yani ditemukan satu set alat kelamin laki-laki palsu, dua buah KTP dan foto copy SIM yang diduga palsu.

BACA JUGA:   Ribuan Netizen Doakan Pimpinan Aksi 212 Ciamis yang Sedang Sakit

Syamsidar yang merupakan ibu dari mempelai perempuan dalam berita acara hasil dari Tim Investigator yang dikeluarkan oleh Kemenag Bulukumba menuturkan bahwa dia telah mengusir Rahmat Yani karena telah menipu yang akhirnya berbuntut membuat nama baik keluarganya tercemar.

“Keluargaku dipermalukan, saya suruh tinggalkan anakku dan keluar dari dari kampung ini, andai saya tau akan seperti ini saya tidak kasih nikah sama anakku” Ujar Syamsidar.

Sementara itu, dalam berita acara disebutkan Kepala KUA Herlang H. Muh. Ansar Mahdy S. AG, MA yang melakukan klarifikasi dengan pihak keluarga Rahmat Yani dan Kepala Desa Pataro Muh. Basri B, membenarkan bahwa Rahmat Yani adalah seorang perempuan.

“Informasi yang kami dapati, Rahmat Yani adalah perempuan dengan nama asli Nani alias Rahmayani Ramalang dengan jumlah saudara sebanyak 5 orang” Ujar H. Muh. Ansar Mahdy.

Pos terkait