Wabup Bulukumba Sayangkan Kolam Bundaran Phinisi Kotor Tak Terawat

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Ditengah kesibukannya menjadi Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto setelah pulang dari kantornya menyempatkan meninjau langsung perkembangan Bundaran Phinisi yang terletak tak jauh dari Kantor Bupati Bulukumba, Senin, 9 Oktober 2017.

Tomy Satria Yulianto sangat menyayangkan salah satu ikon Kabupaten Bulukumba yakni Bundaran Pinisi kolam airnya kotor tak terawat.

“Ikon seperti ini harusnya kita jaga baik, karena ini salah satu tempat yang sering dikunjungi orang dari luar daerah, saya minta kepada penanggung jawab Bundaran Phinisi dan semua pihak terkait untuk bersinergi jangan sampai tempat ini menjadi kotor tak terawat,” Ujar Tomy.

Terlihat beberapa sampah dan lumut yang menumpuk di dalam kolam Bundaran Phinisi membuat tampilannya terlihat kurang enak dipandang. Wabup juga mengharapkan tentang Taman Bundaran Phinisi agar lebih terlihat asri dengan bunga yang lebih banyak lagi.

Sampah dan Lumut Yang Menumpuk di Kolam Bundaran Phinisi

“Seharusnya air kolam diganti secara berkala agar terlihat jernih, kalau banyak lumut begini malah menjadi kurang enak dipandang, padahal ini ikon Bulukumba loh, saya mau bunga yang di taman juga lebih diperbanyak supaya keliatan asri,” Tegas Tomy.

Bundaran Phinisi yang menelan biaya sekitar 800 juta rupiah ini sejak awal memang telah menuai kontroversi dari netizen, mulai dari bentuk perahu phinisi yang terlihat kecil sampai arah perahu yang berubah dari bangunan sebelumnya.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto Menyiram Bunga di Taman Bundaran Phinisi (Senin, 9 Oktober 2017)

Wabup Bulukumba menegaskan bahwa ikon ikon vital seperti Bundaran Phinisi adalah tanggung jawab bersama, mulai dari masyarakat hingga dinas dan pihak terkait.