Bukit Tinggi Kekeringan, Pemkab Bulukumba Langsung Suplai Air Bersih

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyuplai air bersih ke Desa Bukit Tinggi setelah seminggu ini mengalami kekeringan. Suplai air beraih akan dilakukan hingga musim kemarau berlalu.

Direktur PDAM Bulukumba, H. Muh. Nur menuturkan jika suplai air bersih kepada masyarakat dilakukan setelah ribuan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Lewat intruksi Bupati, H. Nur mengaku terjun langsung dan meyalurkan air kepada mereka yang membutuhkan.

H. Nur juga menuturkan jika seminggu ini Air PDAM tidak mengalir dikarenakan beberapa sambungan putus, namun dia berjanji akan membenahi secepatnya kerusakan setelah menelusuri lokasi kebocoran pipa.

“Kami rencana selama air PDAM belum lancar maka diupayakan setiap 2 hari dinda (wartawan,red) kita suplai air kesana,” Ujar H. M. Nur melalui pesan singkat Aplikasi Whatshapnya.

Salah seorang warga Bukit Tinggi, Gantarang, Supardi, mengungkapkan, kekeringan yang melanda masyarakat Bukit Tinggi sudah berlangsung sejak satu minggu lalu. Warga membutuhkan bantuan dan perhatian pemerintah supaya kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih dapat teratasi. Apalagi, air PDAM Bulukumba sudah tidak mengalir sejak beberapa hari lalu, padahal warga aktif membayar tagihan setiap bulannya.

“Kalau mau dapat air, kita harus beli air galon di Bontosunggu. Kalau cuci piring ambil di sungai, bekas mandi kuda” ujarnya.

Dia mengaku, sebagian warga merasa kembali ke zaman kuno. Dimana masyarakat mandi, buang air bersih harus bersama kuda di sungai. Sebab, tidak adanya pilihan lain untuk mendapatkan air bersih. Padahal, kata dia, jumlah kepala keluarga (KK) diwilayah ini mencapai ratusan orang.

Sementara itu, Muh. Yusuf salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba menuturkan bahwa proses suplai air bersih ini belum diketahui sampai kapan akan dilaksanakan.

“Untuk batas harinya belum ditentukan sampai kapan, hari ini kami sudah suplai 4 tangki untuk sekitar 1.500 warga” Ujar Yusuf.