500 Massa Demo Tuntut Pengusutan ‘Raja Palsu’ Somba Palioi

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Sekitar 500 orang massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Palioi menyambangi Kantor Bupati Bulukumba melaporkan adanya pembangunan Rumah Adat Somba Palioi di luar dari lokasi adat, Kamis (12/10/2017).

Sambil membentang spanduk kecaman dan berorasi mereka menggugat oknum yang mengaku Raja atau Somba Palioi lantaran tidak memiliki garis keturunan raja dan dianggap sebagai raja palsu.

Aksi baku dorong antara warga dengan aparat tak terhindarkan hingga akhirnya massa yang jumlahnya lebih unggul berhasil masuk dan menduduki kantor bupati. Beruntung Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto segera menemui demonstran hingga akhirnya suasana cair.

Para peserta aksi kemudian menyampaikan keluhnya di hadapan wakil bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto terkait adanya pihak yang mengatasnamakan diri sebagai raja Palioi.

Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Adat Palioi berdemo di Kantor Bupati Bulukumba, Kamis (12/10/2017).

Bukan hanya itu, pihak tersebut melakukan pembangunan rumah adat di daerah Pappae Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Bulukumba yang berjarak kurang lebih 15 Kilo dari lokasi semestinya dibangun di Desa Somba Palioi, Kecamatan Kindang.

Koordinator Massa, Muh. Sudirman S, dihadapan Tomy meminta Pemerintah daerah agar dapat memdiasi antara masyarakat Adat Palioi dengan pihak-pihak yang mengatas namakan diri Raja Palioi.

“Pak wakil, saya sampaikan jika kami menggungat orang yang mengaku Raja Somba Palioi karena keberadaannnya hanya akan menggeser nilai sejarah Somba Palioi serta silsilah keturunannya sangat keliru” Ungkapnya.

Massa sempat bersitegang dengan aparat Kepolisian dan Satpol PP yang menghalau massa didepan pintu masuk kantor Bupati, namun setelah dimediasi dan kemunculan Tomy Satria dihadapan mereka, para massa bersorak dan bertepu tangan hingga suasana menjadi adem.

“Kami segera mempertemukan saudara dengan dengan pihak yang mangaku sebagai Raja Palioi, kami juga akan memangil pihak-pihak terkait dalam hal ini Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan” Ungkap Wabup.

Tomy juga menyebut jika Adat Somba Palioi memiliki peranan sangat penting dalam sejarah kerajaan Kabupaten Bulukumba sehingga kehadiran pihak tersebut yang mangatasnamakan diri Raja Palioi sangat meresahkan.