Disebut ‘Raja Palsu’, Raja Abu Bakar Siap Temui Warga Benteng Palioi

oleh
Raja Abu Bakar, Raja Somba Palioi | Sumber Foto : Istimewa

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Raja Abu Bakar yang disebut tak memiliki garis keturunan bangsawan oleh pendemo beberapa waktu lalu, siap menemui warga Benteng Palioi. Abu Bakar bahkan menerima undangan pemerintah untuk dimediasi dengan warga pada Kamis, 19 Oktober 2017.

“Raja Abu Bakar akan menemui warga dan menghadiri undangan mediasi dari Pemda Bulukumba. Saat ini beliau sedang ada urusan di Makassar,” Ujar Ahmad Gazali, rekan Abu Bakar saat dihubungi via telepon oleh wartawan.

Loading...

Menurut Ahmad Gazali, Abubakar tidak menerima disebut ‘Raja Palsu’ oleh para pendemo.

“Intinya jika ada Raja Palsu mana Raja Aslinya. Tunjukkan itu!,” Tegas Ahmad Gazali.

Ahmad Gazali menekankan bahwa Raja Abu Bakar adalah rumpun kerajaan se-Nusantara. Dia diakui dan telah mendapat restu raja se-Nusantara dan dilatik sebagai Raja oleh Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI)

“Abu Bakar tidak mengangkat dirinya sebagai Raja, namun diangkat oleh Lembaga Negara PKRI, yang dihadiri oleh Kemendagri, Wakil Gubernur dan Raja Raja Se-Nusantara” Ungkap Ahmad Gazali.

Sebelumnya Aliansi Masyarakat Adat Palioi melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bulukumba, Kamis 12 Oktober 2017. Demo tersebut berlangsung ricuh karena Bupati tak menemui pendemo. Mereka mendesak Pemkab memediasi dugaan adanya raja palsu Benteng Palioi. Termasuk meminta penghentian pembangunan Rumah Adat di Pappae Desa Taccorong.

Pada akhirnya Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto menemui pendemo. Wabup berjanji memediasi dengan pihak yang mengaku Raja Somba Palioi dan Aliansi Masyarakat Adat Palioi di ruang kantor Bupati Bulukumba pada Kamis, 19 Oktober 2017.

Loading...