Sumpah Pemuda, Pemkab Bulukumba Deklarasikan Sekolah Ramah Anak

Gambar Gravatar
  • Whatsapp
Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali menandatangani deklarasi ramah anak, Sabtu, 28/10/2017 | Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Peringatan Sumpah Pemuda ke 89 tahun 2017 kali ini dirangkaikan dengan Deklarasi Sekolah Ramah Anak di lapangan Pemuda Bulukumba, Sabtu (28/10). Sebanyak 40 sekolah secara simbolis mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak.

Sekolah Ramah Anak adalah salah satu indikator untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Selain itu, indikator lainnya adalah desa layak anak, kelurahan layak anak, puskesmas ramah anak, dan rumah sakit ramah anak. Olehnya itu Bupati AM Sukri Sappewali berharap kepada seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan aktifitas harus bervisi ramah anak. Ia juga menyayangkan apabila ada anak-anak tidak sekolah gara-gara tidak memiliki administrasi kependudukan, sebagaimana kejadian baru- baru ini di Kecamatan Kindang.

BACA JUGA:   Google.co.id dan Hotel Ikut Meriahkan Hari Sumpah Pemuda 2016

“Tidak ada alasan anak-anak tidak sekolah, kita harus pro aktif mengurusnya jika ada kejadian begitu,” pungkas AM Sukri

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan seragam Menteri Pemuda dan Olah Raga RI. Sebagian dari isi sambutan tersebut, Menpora mengutip sebuah pernyataan dari Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Karno, yang pernah menyampaikan: “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir,”