Innalillah, Bayi Yang Dibuang di Ponre Meninggal Dunia

oleh
Bayi malang yang dibuang di Panti Asuhan Wal Fajri Ponre, meninggal dunia di RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba Senin, 30/10/2017 | Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Penemuan bayi mungil berjenis kelamin perempuan di Panti Asuhan Wal Fajri Ponre, Kelurahan Mattekko, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, sempat menghebohkan media sosial meninggal dunia di RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba akibat infeksi saluran pernafasan. Bayi malang yang masih memiliki ari-ari itu tega dibuang pada Minggu malam, pukul 19:30 Wita, 29 Oktober 2017, tidak diketahui jelas siapa orang tuanya.

Pihak Panti Asuhan Wal Fajri yang menemukan bayi malang tersebut, langsung melaporkan ke pihak Polsek Gantarang yang selanjutnya di bawa ke RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba untuk mendapatkan pertolongan medis pada pukul 20:00 wita.

Namun setelah di rawat intensif selama 15 jam, pihak RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba menyatakan bahwa bayi mungil berjenis kelamin perempuan tersebut meninggal dunia pada pukul 13:00, Senin, 30 Oktober 2017 akibat infeksi saluran pernafasan. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Kasubag Humas dan Promosi Kesehatan (Promkes) RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, Gumala Rubiah yang ditemui diruang kerjanya oleh Beritabulukumba.com , Senin, 30/10/2017.

“Bayi tersebut kami terima di UGD kemarin malam dengan ari-ari masih belum dipotong. Kondisinya sendiri sudah sangat lemah dan sulit bernafas akibat adanya retraksi pada paru-paru” Ujar Gumala.

Proses pemindahan jenasah bayi ke ruang jenazah RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba

Lanjutnya, mengenai penyebab utama meninggalnya bayi malang yang mempunyai panjang 37 cm dan berat 925 gram tersebut adalah terjadinya infesksi saluran pernafasan di bagian paru-paru.

“Bayinya sudah merintih kesakitan akibat sulit bernafas karena saluran pernafasannya infeksi di bagian paru paru, apalagi umur bayi yang diperkirakan baru berusia 7 bulan kandungan jadi kondisinya lahir premature, paru parunya belum siap untuk bernafas diluar kandungan” Tambah Gumala Rubiah.

Jenazah bayi disemayamkan di Ruang Jenazah RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba

Sementara itu, Ketua panti Asuhan Wal Fajri, H. Zainuddin mengatakan jika bayi perempuan ditemukan di tangga panti asuhan, yang sebelumnya terlihat orang yang tidak dikenal berboncengan membawa kardus diduga berjenis kelamin laki laki dan perempuan, Satu orang standby di motor berjenis kelamin laki laki, sedangkan satunya lagi yang berjenis kelamin perempuan menyimpan kardus didepan pintu panti asuhan lantai 2.

“Sempatji itu yang perempuan mengetuk pintu, tapi anak anak takut, karena barusannya ada orang mengetuk pintu jam segitu, cuma baru ditemukan setelah ada tamu yang datang dan melihat isi dalam kardus,” cerita Zainuddin.

Untuk saat ini, jenasah bayi telah dipindahkan ke kamar jenasah, sambil menunggu keluarga yang mungkin ingin mencari sang bayi. Jika tidak dijemput juga, Pihka RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba akan segera melakukan koordinasi dengan Pemkab Bulukumba untuk mencari langkah dalam proses pemakaman jenasah si bayi nantinya.