Diduga Dianiaya Polantas, 1 Warga Bulukumba Meninggal Dunia

oleh
Korban Meninggal Yang Diduga Dianiaya Polantas Bulukumba | Foto : Facebook

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Salah seorang warga Desa Lembang, Kecamatan Ujungloe, Zainal Abidin, meninggal di rumah sakit Faisal Makassar, Minggu, 5 November siang. Korban meninggal setelah diduga dianiaya oleh oknum polantas Polres Bulukumba ketika menggelar Operasi Zebra di jalan poros Bulukumba-Bira.

Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, korban bersama rekannya sedang berboncengan hendak menuju kota Bulukumba. Didalam perjalanan tepatnya diwilayah Tabuttu, Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujungbulu, tiba-tiba ada Operasi Zebra 2017. Korban yang dibonceng ingin melarikan diri bersama rekannya, namun oknum polisi yang bertugas diduga melakukan pemukulan kepala korban menggunakan Handy Talky (HT).

“Waktu mau lari, anak saya dihantam HT kepala bagian belakang,” ujar orang tua korban, Dahlia.

Menurut dia, anaknya sudah beberapa kali mengalami muntah setelah mengalami pukulan, bahkan langsung koma. Sehingga pihaknya langsung melarikan ke Puskesmas terdekat, kemudian baru dibawah ke RSUD Sultan Daeng Radja, karena kondisi yang semakin menurun. Dari rumah sakit selanjutnya dirujuk ke RS Faisal Makassar.

“Dia tidak sadarkan diri, karena mungkin dihantam benda keras,” katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Muhammad Muhtari, mengaku, bahwa kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggotanya masih dalam proses, bahkan pihak Propam sedang melakukan penyelidikan.

“Sementara dalam proses pemeriksaan. Anggota juga baru diperiksa dipihak Propam,” jelasnya.

Satuan lalulintas (Satlantas) Mapolres Bulukumba resmi menggelar Operasi Zebra sejak tanggal 2 hingga 16 November mendatang. Titik Operasi Zebra selama pelaksanaan yakni Desa Taccorong, poros Bulukumba-Bira atau di Kalumeme, Jalanjang dan Ponci. Selain itu, Operasi Zebra akan digelar di Tanete, depan Polres Bulukumba, dan didepan kantor Pajak Pratama.