Soal Kabut Asap, Indonesia Sebut Singapura Kanak-kanak

oleh -

SINGAPURA,BB – Ibukota Singapura dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan di pulau Sumatera Indonesia. Akibatnya sejumlah aktivitas terganggu.

Bahkan pemerintah Singapura menyebut tingkat polusi tertinggi selama satu dekade terjadi hari Kamis 20 Juni 2013.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan Singapura bersikap kekanak-kanakan dalam menanggapi masalah kabut asap yang telah menyelubungi negara kota tersebut.

Loading...

“Singapura jangan terlalu kekanak-kanakanlah, ribut,” ujar Agung pada media di Jakarta, Kamis 20 Juni 2013. Menurut Agung, masalah ini bukanlah kesengajaan dari bangsa Indonesia, namun karena masalah alam.

Agung menjelaskan pemadaman telah diupayakan di sejumlah titik api dengan menggunakan teknologi modifikasi cuaca berupa hujan buatan di beberapa titik.

“Totalnya saat ini ada 650 hektar yang dipadamkan dari total 850 hektar, dengan tenaga 105 orang di lapangan. Alat-alat yang digunakan sederhana, tapi mulai hari ini mulai dilengkapi dengan alat-alat tambahan untuk mempercepat (pemadaman api) dan menghilangkan kemungkinan (titik api) yang baru. Pesawat terbangnya (untuk operasional udara) sudah siap, garamnya (untuk bahan baku) juga sudah siap,” ujarnya.

Indeks polusi udara di Singapura pada Kamis siang mencapai tingkat berbahaya pada angka 301, mendekati tingkat tertinggi 321 pada malam sebelumnya. Angka di atas 200 dianggap mengancam kesehatan.