Dua Kampung dari Kaltim Belajar Pengelolaan Wisata di Bulukumba

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menerima Kunjungan Belajar Terpadu dari Provinsi Kalimantan Timur. Rombongan yang berjumlah 24 orang berasal dari dua desa atau kampung, yaitu dari Kampung Pegat Batumbuk dan Kampung Teluk Semanting Kabupaten Berau Kaltim. Kunjungan mereka diterima oleh Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto di ruang rapatnya, Jumat (24/11).

Dalam Kunjungan Belajar Terpadu ini, warga dari kedua kampung tersebut ingin belajar tentang pengelolaan wisata dan lingkungan serta manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa). Untuk itu pihak Pemkab menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Muh Ali Saleng dan Ketua Bumdes Sopa Mandiri Desa Sopa Zon Arwanto untuk menjelaskan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan potensi wisata dan Bumdesa

Pelaksanaan kunjungan belajar tersebut difasilitasi oleh Forum Lingkungan Mulawarman (FLIM) yang melaksanakan program di kedua kampung tersebut. Menurut Ketua rombongan, Supriadi Syam, pihaknya memilih Bulukumba sebagai tujuan kunjungan belajar karena memiliki potensi wisata yang bagus. Selain Bulukumba, FLIM juga mendampingi warga ke Kabupaten Maros dan Pangkep.

Selain diterima di Kantor Bupati, pihaknya juga mengunjungi Desa Manyampa untuk belajar deforestasi mangrove, serta ke Desa Kambuno untuk belajar pembuatan pupuk organik untuk perkebunan dan budidaya perikanan, dan yang pasti kata Supriadi rombongan mereka akan berkunjung dan menginap di kawasan Tanjung Bira untuk menikmati pantai pasir putih.

Sementara itu Tomy Satria Yulianto terkesan dengan kunjungan warga dari kedua kampung tersebut. Ia mengaku tidak merasa asing dan sudah merasa menjadi bagian dari warga Kabupaten Berau karena sebelumnya pernah tinggal dalam melakukan pendampingan bersama FLIM di wilayah tersebut kurang lebih 9 tahun, sebelum dirinya menjadi Wakil Bupati Bulukumba saat ini. “Saya sudah minum airnya Berau selama bertahun-tahun, artinya saya ini sudah menjadi bagian dari penduduk Berau itu sendiri,” tuturnya

Sebagai orang yang pernah bergelut di pendampingan warga, Tomy Satria Yulianto pun memberikan tips-tips kepada mereka agar bisa membangun kampungnya ke arah yang lebih baik. Menurut Tomy ada beberapa prinsip dasar yang harus dibangun, pertama jangan takut bermimpi untuk mencapai sesuatu yang lebih baik, kedua pemerintah atau pemimpin dari kedua kampung tersebut memiliki political will untuk membangun kampungnya, dan ketiga ada kolaborasi dan saling percaya antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kampungnya.

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati menyerahkan cinderamata kepada kedua kepala kampung tersebut. Masing-masing Kepala Kampung Pegat Batumbuk, Hamsyah dan Kampung Teluk Semanting, Abdul Gani. Sebelum mereka menuju Desa Manyampa, mereka shalat Jumat di Masjid Islamic Center Dato Tiro