Bupati Bulukumba Marah Saat Tinjau Pembangunan Jembatan Bialo

oleh
Bupati Bulukumba, A.M Sukri Sappewali Meninjau Langsung Pembangunan Jembatan Bialo, Selasa 12/12/2017 I Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Progres pembangunan pondasi jembatan dimuara sungai bialo, terbilang lamban. Sesuai dengan kontrak, proyek pembangunan pondasi  senilai Rp10,5 miliar itu seharusnya sudah selesai 24 Nopember 2017 lalu. Karena belum selesai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulukumba, memperpanjang waktu pekerjaan hingga 26 Desember 2017.

Proyek yang terkesan sangat lambat itu, membuat orang nomor satu di Bulukumba geram.

Loading...

“Saya sedikit kecewa. Kalau alasan pembebasan lahan, seharusnya yang ini sudah selesai,” kata Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali, saat meninjau pelaksanaan proyek tersebut di muara sungai Bialo, Selasa (12/12/2017).

Bupati AM Sukri Sappewali melakukan peninjauan ke lokasi proyek tersebut didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Bulukumba, Muh Amri. AM Sukri  Sappewali, mengaku sudah memperpanjang waktu pekerjaan proyek. Melihat lambannya pekerjaan, Bupati minta Kadis PUPR (Muh Amri) turun tangan membantu dan monitor perkembangan pekerjaan proyek. Dirinya menegaskan tidak ada penambahan waktu lagi.

“Kerja terus, tapi sudah kena denda. Mudah-mudahan Januari (2018) sudah selesai,” ujar AM Sukri Sappewali.

Bila tidak juga selesai, kontraktor pelaksana dipastikan kena sanksi. Kontrak pekerjaan akan ditinjau ulang atau putus kontrak. Pelaksana tahap awal pembangunan proyek abutment (tiang pancang) jembatan tersebut dikerjakan oleh PT Karya.

Loading...