Tertangkap Narkoba, Pejabat Dinas PU Bulukumba Di Non-Jobkan

oleh
Arfani Funima dan Muhlis Mustafa, Tertangkap Pesta Shabu, Minggu malam 10 Desember 2017 I Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali mengambil langkah memberhentikan sementara Mustafa Muhlis dari jabatanya sebegai Kepala Seksi Bina Kontruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penetaan Ruang (PUPR), yang telah tertangkah pesta sabu bersama honorernya, Arfani Funima, di kost-kostnya di jalan Bhakti Adiguna.

Purnawirawan TNI berpangkat Kolonel ini mengaku merasa terpukul dengan kembalinya tertangkap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan kasus narkoba. Hal ini memperpanjang deretan kasus narkoba yang melibatkan PNS. Dia akan mempelajari kasus ini, apa hukuman yang tepat bagi PNS ini nantinya.

Loading...

“Saya akan pelajari ini dan akan saya proses administrasi untuk non-job sementara ini sudah sangat keterlaluan dan tamparan buat kami,” Ungkap Andi Sukri.

Untuk Arfani Funima, honorer Dinas PUPR yang tertangkap tangan pesta sabu akan segera di pecat dan berhentikan. Hal tersebut langkah bupati dua periode ini dalam memberikan pembelajaran bagi mereka yang bermain-main dengan barang haram tersebut.

“Untuk yang honorer (Arfani Funima) otomatis akan saya pecat begitu positif dari Polres,” tegas Sukri.

Kepala Bagian Hukum, Muh Nur Jalil mengatakan, jika PNS diberhentikan sementara selama mereka berproses hukum, hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) no 5 tahun 2017 Tentang ASN dan Peraturan Pemerintah no 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS.

Selama proses hukum, dalam kedua regulasi tersebut PNS tidak lagi menerima segala tunjangannya dan hanya mendapatkan gaji 50 persen saja.

” Untuk pidana umum, pemberhentian tidak hormat nanti vonis diatas 2 tahun, itupun kalau diusulkan Bupati, tapi kalau kejahatan jabatan seperti korupsi biar bukan 2 tahun bisa diusulkan pemberhentiannya,” jelas Nur Jalil.

Loading...