Bandara Bulukumba Tinggal Menunggu Keputusan Kemenhub

oleh
Ilustrasi

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Rencana pembangunan Bandar udara (Bandara) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia dalam penetapan anggarannya. Pembangunan bandara yang berlokasi di Kecamatan Bontobahari ini akan melayani beberapa penerbangan di Indonesia.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bulukumba, Andi Kurniady, mengungkapkan, saat ini, Pemkab Bulukumba sudah melayangkan persuratan ke Kemenhub lewat otoritas bandara Sulthan Hasanuddin Makassar. Persuratan ini berupa persetujuan untuk pembangunan bandara di daerah ini. Meski, pembangunan tak dianggarkan melalui APBD Bulukumba, namun tetap harus masuk dalam risalah pembangunan Dishub.

Loading...

“Iya, bukan memang kita membangun. Kita hanya siapkan lahan. Tapi, ini harus diketahui daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 19 Desember 2017.

Andi Kurniady mengaku, bahwa pembangunan bandara ini akan menggunakan dana APBN, Sekarang tinggal menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan persetujuan pembangunannya. Sebab, keberadaan bandara ini penting guna menunjang akses kepariwisataan Bulukumba kedepannya, apalagi Bulukumba punya Bira, adat ammatoa Kajang, dan beberapa wisata lainnya.

“Sisa menunggu Kemenhub saja. Ini dana APBN,” kata mantan Kepala Disdukcapil Bulukumba ini.

Andi Kurniady menambahkan, sejak 2014 lalu, daerah sudah menganggarkan hingga Rp2 miliar untuk desainnya. Hanya, anggaran yang dialokasi ditarik kembali di APBD-Perubahan, sebab pembangunan tidak mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan. Kecuali, kata dia, legalitas studi sudah dianggarkan namun pihaknya tak mengetahui berapa besarannya.

“Iya, kalau itu memang pernah dianggarkan. Tapi, ditarik kembali saat perubahan untuk pembangunannya. Yang tidak itu legalitas studynya, besaran anggaran saya tidak tahu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangky, mengatakan, pihaknya tidak terlalu mengetahui soal anggaran pembangunan bandara yang dimaksud. Dia mengaku, bahwa yang lebih mengetahui adalah komisi C yang memang membidangi, sehingga sebaiknya berkoordinasi ke mereka.

“Kalau soal anggarannya, saya tidak tahu itu. Kalau mau lebih jelas hubungi ketua komisi C,” ujar Hamzah, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Loading...