Telan Rp. 67 Milyar, Honor PNS Bulukumba Akan Dihapuskan

oleh
Ilustrasi : BeritaBulukumba.com

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Honor dan Dana Lembur para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bulukumba mencapai diangka Rp. 67 Milyar. Dianggap tidak efektif dan tidak mempunyai dampak pada peningkatan pelayanan masyarakat, Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali akan menghapuskan honor Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun 2018 mendatang.

Menurut orang nomer satu di Bulukumba itu, penghapusan honor untuk para PNS akan digantikan menjadi tunjangan kinerja, agar bisa lebih tepat sasaran bagi PNS yang betul-betul bekerja saja.

Lanjutnya, Penambahan gaji tersebut seharusnya diberikan pada mereka yang bekerja siang dan malam tanpa lelah, bukan kepada mereka yang hanya tidur dan diakhir bulan mendapatkan honor.

“Sama saya, seharusnya jangan dikasi honor. Baruka pulang dari daerah, tapi honor menumpuk di meja kerja, padahal ada yang bekerja tanpa melihat waktu seperti para perencana daerah. Kedepannya kita akan ubah sistem ini,” Ujar Andi Sukri saat menghadiri Bimbingan Teknis Simda
Perencanaan, di aula kantor Bappeda kemarin (21/12/2017).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, Andi Hamzah Pangki mengungkapkan bahwa usulan penghapusan honor telah disetujui DPRD Bulukumba. Penghapusan tersebut akan digantikan dengan tunjangan kinerja yang akan di ujicoba pada 3 (tiga) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bersentuhan langsung dengan masayarakat dan dianggap punya posisi strategis dalam peningkatan pelayanan publik seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
(Disdukcapil), Guru Sekolah, dan Pelayanan Kesehatan di Puskemas dan Rumah Sakit.

“Itu sudah sesuai anjuran dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), agar honor dihapus dan diganti menjadi tunjangan kinerja, karena memang Honor tidak tepat sasaran, dibagi rata padahal mereka ada yang tidak bekerja,” Ungkap Hamzah.