Kemensos Salurkan Bantuan Non Tunai PKH di Bulukumba

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Kementerian Sosial (Kemensos) melaksanakan penyaluran bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 350 warga miskin secara simbolis di Kabupaten Bulukumba. Penyaluran bantuan untuk triwulan 4 tersebut dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati, dan dihadiri oleh anggota DPR RI asal Sulawesi Selatan Samsu Niang dan Direktur Penanganan Fakir Miskin Kemensos Dr. Abdul Hayat Gani, Sabtu, (23/12).

Jumlah keluarga penerima manfaat PKH di Kabupaten Bulukumba sebanyak 6.219 keluarga dengan total anggaran bantuan yang gelontorkan sebanyak Rp 11,7 miliar. Jumlah bantuan yang diterima per keluarga sebesar Rp. 1.890.000 yang dicairkan per triwulan. Penerimaan bantuan tersebut berupa non tunai, nanti ketika ingin dicairkan yang bersangkutan mendatangi loket pencairan yang telah disiapkan oleh Bank Mandiri dengan menggunakan kartu ATM.

Loading...

Menurut Samsu Niang jumlah penerima manfaat PKH dari tahun ke tahun semakin bertambah sebagai upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Pada tahun 2013 baru mencapai 3,5 juta keluarga, tahun 2015 bertambah menjadi 6 juta penerima, dan pada tahun 2018 mendatang akan ditingkatkan lagi menjadi 10 juta penerima PKH.

Program PKH ini, lanjut Samsu Niang untuk membantu keluarga dalam pendidikan dan kesehatan anak-anak sekolah. Uniknya bantuan non tunai tersebut hanya boleh dipegang oleh ibu rumah tangga.

“Kalau perempuan yang simpan uang, itu susah keluarnya. Makanya yang pegang kartu ATMnya ibu-ibu, karena kalau suaminya yang pegang, cepat habis,” ungkap anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P ini.

Lebih lanjut, Samsu Niang mengemukakan, para penerima PKH ini tidak terus menerus menerima bantuan PKH, mereka akan diwisuda kalau sudah dianggap mampu, namun mereka akan dialihkan untuk menerima bantuan usaha berupa KUBE atau Kredit Usaha Bersama, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sementara itu, Kadis Sosial Haerul Nurdin yang mewakili Bupati Bulukumba dalam sambutannya menyampaikan alah satu manfaat dari penyaluran bantuan sosial secara non tunai adalah menutup peluang oknum-oknum tertentu yang ingin meraup keuntungan pribadi. Disamping itu akuntabilitas pengelolaannya dapat lebih terjamin.

“Melalui kesempatan ini saya berharap kepada para Keluarga Penerima Manfaat agar tetap memiliki semangat yang tinggi dan tidak mudah menyerah, memiliki cita cita yang tinggi dan secara bijak menggunakan dana bantuan tersebut untuk keperluan-keperluan yang bermanfaat,” pinta Haerul Nurdin

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan hadiah kepada 10 anak penerima PKH yang berprestasi di sekolah maupun di lingkungannya masing-masing. Mereka menerima bantuan seperangkat alat sekolah dan buku tabungan dengan nilai 250 ribu rupiah.

Loading...