Polisi Bantu Sebar Virus 137 di Bulukumba

oleh
Brigpol Achmad Syarifuddin Saat Memberikan Materi Belajar Baca Tulis I Sumber Foto : Instagram Alfian Nawawi

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Virus 137 mulai beredar luas di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Berbeda dengan virus yang sering kita kenali, virus 137 ini bukan untuk merusak namun sebaliknya. Virus 137 adalah gerakan literasi yang akan membasmi buta baca dan tulis yang ada di Kabupaten Bulukumba. Bahkan Polres Bulukumba pun ikut gencar menyebarkan virus ini.

Alfian Nawawi (38 Tahun), adalah putra daerah Bulukumba yang mengagas Virus 137. Jebolan Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin (Unhas) ini mendirikan Gerakan Pojok Baca 137 (GPB 137) demi untuk pemberantasan buta huruf, Al Quran dan latin, karena faktanya di lapangan masih banyak warga desa buta huruf apalagi anak anak yang putus sekolah.

Loading...

“Awalnya tidak mudah, saya harus meyakinkan teman dan kenalan baik via media sosial ataupun bertemu langsung, karena tidak mudah menemukan orang yang mau bergerak di literasi, apalagi tidak digaji,” Ujar Alfian saat dikonfirmasi Beritabulukumba.com melalui akun WhatsAppnya.

Target GPB 137 adalah mendirikan pojok baca di 137 desa di Bulukumba, sampai saat ini sudah 14 pojok baca 137 yang berdiri, tempatnya pun bermacam-macam, mulai di Posyandu, Poskamling, bahkan di parkiran atau halaman rumah warga.

Saat ditanya soal sumber pendanaan gerakannya, Alfian Nawawi mengaku memakai dana dari katong pribadinya dan mengandalkan bantuan dari relawan relawannya.

“Gerakan ini murni kegiatan sosial, bukan kepentingan pribadi atau kelompok makanya kami tidak pernah mengajukan proposal pendanaan, takut disalahgunakan. Jadi sumber dana juga melalui donasi dari teman teman relawan,” Ungkap Alfian.

Untuk keperluan buku pada pojok baca 137, Alfian Nawawi tekah mendaftarkan gerakannya di Pustaka Bergerak, agar tiap bulannya mendapatkan kiriman buku dari donasi dermawan setanah air yang dikirimkan melalui pos secara gratis.

Sementara itu, Brigpol Achmad Syma atau yang lebih akbrab di sapa Pak Ganja juga turut mengambil peran dalam penyebaran Virus 137 ini. Bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Oro Gading dan Desa Tamaona, Pak Ganja memang sudah dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan, dirinya sempat viral karena menginisiasi salah seorang anak kurang mampu yang putus sekolah karena hambatan biaya beberapa saat lalu. Pak Ganja juga telah mengelola 3 pojok baca 137 yakni di Desa Tamaona, Orogading dan Parukku.

“Saat bisa memberi kenapa harus menunda, setidaknya dengan membantu mengajarkan baca tulis untuk teman teman kecil kita, bisa memberikan motivasi besar dan pemahaman kepada orang tuanya bahwa pendidikan adalah hal yang tidak boleh dianggap enteng,” Ungkap Pak Ganja.

GPB 137 sendiri masih memerlukan rak buku dan perlengkapan lainnya untuk lebih memaksimalkan programnnya, maka dengan itu gerakan ini membuka ruang yang besar untuk para dermawan agar bisa terlibat langsung dalam membantu Virus 137 ini menyebar dengan lebih cepat, para dermawan bisa berdonasi melalui https://kitabisa.com/pojokbaca137

Loading...