Satpol PP Bulukumba Minta Jatah Preman di Hotel Andira

oleh
Ilustrasi : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Pengelola Hotel Andira mengeluhkan sikap oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba yang melakukan pungutan ‘Jatah Preman’ di hotel yang terletak di jalan Dato Tiro, Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Ardiansyah selaku pengelola Hotel Andira mengungkapkan bahwa setiap hari, sedikitnya ada empat anggota Satpol PP lengkap dengan atributnya dengan memakai motor trailnya datang meminta Jatah Preman setidaknya 50 ribu hingga 100 ribu sekali datang.

Loading...

“Kayak tidak digaji saja, datang di rumahnya orang marah-marah, minta uang tidak jelas, padahal mereka seharusnya pelindung dan pengayom, memberi contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah bertingkah seperti preman,” Ungkap Ardi kepada Beritabulukumba.com Jumat, 26 Januari 2018.

Resepsionis Hotel Andira, Eny membenarkan bahwa ada oknum Satpol PP Bulukumba yang memang setiap hari datang untuk meminta ‘Jatah Preman’, bahkan oknum Satpol PP ini sering minta kamar gratis saat datang bersama pasangannya.

“Masalahnya setiap hari datang, diminta surat tugasnya, marahki. Biar tamu juga dia mintaki uang, kayak ada tamu langganan kami penjual minyak gosok, dimintaki juga. Biasa juga minta kamar gratis kalau datangki sama pasangannya,” Beber Eni.

Sementara itu, Kasatpol PP Bulukumba, A. Baso Bintang yang dikonfirmasi mengaku hingga saat ini belum menerima laporan jika ada anggotanya yang melakukan pungutan liar seperti yang dituduhkan.

“Maaf saya kroscek dulu kebenarannya. Seandainya memang benar, akan ada tindakan hukum disiplin yang akan dijatuhkan pada oknum tersebut,” singkat A. Baso Bintang.

Loading...