Jelang Hari Jadi ke 58, Pemkab Bulukumba Gelar Donor Darah

oleh
Kegiatan Donor Darah Oleh Pemkab Bulukumba, Kamis 1 Februari 2018 I Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menggelar kegiatan donor darah dan sunatan massal (Kamis, 1/2/18) dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Bulukumba yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2019 mendatang.

Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali dan Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto meninjau langsung pelaksanaan donor darah dan sunatan massal ini. Dalam melaksanakan donor darah pihak panitia bekerjasama dengan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD.H.Andi Sulthan Daeng Radja serta Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bulukumba, sebanyak 4 brankar (tempat tidur) disiapkan untuk digunakan para petugas dalam mentransfusi darah.

Sekitar 85 kantong darah terkumpul dari peserta donor yang diikuti oleh anggota TNI, Polri, PNS, pelajar, atlit dan sejumlah masyarakat umum.

Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri, dan PNS yang telah berpartisipasi mengikuti donor darah dalam rangka Hari Jadi Bulukumba.

“Kegiatan ini sangat membantu dalam mendorong partisipasi donor darah di rumah sakit. Mengingat rumah sakit kita selalu butuh stok darah yang cukup besar, karena bagaimana pun rutinitas darah di rumah sakit sangat dibutuhkan,” kata Tomy Satria yang didaulat oleh Bupati untuk memberikan sambutan.

Dikatakannya, kegiatan seperti ini terus digalakkan untuk memenuhi kebutuhan darah dan melatih kesukarelawan kita untuk selalu peduli kepada kemanusiaan.

“Kita menyumbangkan darah 350 cc, yang sangat berarti bagi warga yang membutuhkan, disamping itu pendonor darah yang melakukan donor darah menjadi sehat,” Ujar Tomy.

Sementara itu, Tim Pemeriksa Donor Darah Bulukumba, dr Nurhayati, mengungkapkan, tingkat partisipasi masyarakat untuk ikut donor darah meningkat, peningkatan ini disebabkan kegiatan donor darah dilaksanakan oleh Pemkab Bulukumba. Berbeda, kata dia, jika pelaksanakaan donor hanya dilaksanakan oleh organisasi dan lembaga lainnya. Tahun sebelumnya darah yang berhasil terkumpul paling lima hingga sepuluh kantong, hanya tahun ini naik menjadi sampai 80 kantong lebih.

“Kami berharap Pemkab mengadakan lagi donor darah kedepannya, agar stok darah semakin banyak,” Ujar dr Nurhayati.