Komisi A DPRD Bulukumba : Honorer K2 Sudah Tidak Berlaku Lagi

oleh -
Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Arman

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melalui ketua komisinya mengatakan istilah Kategori Dua (K2) sudah tidak boleh lagi digunakan.

Ketua Komisi A Bulukumba, Andi Arman menjelaskan bahwa istilah honorer K2 memang tidak boleh digunakan lagi berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Loading...

“Sudah tidak ada lagi istilah honorer K2 itu dan dalam perundang-undangan itu jelas sudah tidak ada,” Ujar Andi Arman saat ditemui beberapa saat lalu.

Namun, tambah Andi Arman, honorer yang mulai mengabdi maksimal per Februari 2005 dan tidak pernah berhenti atau terputus masih berpeluang untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tanpa melalui proses seleksi dan batasan usia.

“Ini sementara di dorong juga oleh DPR RI agar ada jalan untuk mereka. Namun harus ada tanda tangan resmi dari OPD masing-masing bahwa betul telah mengabdi seperti yang telah di persyaratkan,” jelas Arman.

Sebelumnya, DPRD Bulukumba telah menyurat ke ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) mengenai usulan pengangkatan honorer K2 pada pengangkatan CPNS tahun 2018 di Kabupaten Bulukumba sebanyak 1.195 orang.

Sekadar diketahui, puluhan honorer K2 mendatangi kantor DPRD Bulukumba beberapa waktu lalu untuk mendesak DPRD agar mengupayakan revisi terhadap Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) No 5 tahun 2014.