Inspektorat Bulukumba Usut Pungli Uang Sampah

oleh
Kasubag Umum dan Kepegawaian, Inspektorat Bulukumba, A. Akhmad Rizal,

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Inspektorat Bulukumba melakukan penelusuran terkait adanya Pungutan Liar (Pungli) uang sampah yang dilakukan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) berinisial JY.

Inspektorat Bulukumba menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 10 juta, berupa retribusi pembayaran sampah yang tidak setorkan pada tahun 2017 kemarin.

Kasubag Umum dan Kepegawaian, Inspektorat Bulukumba, A. Akhmad Rizal, yang ditemui di ruang kerjanya menuturkan, jika inspektorat telah mengusut adanya Pungli di Dinas DLHK, hanya saja hal tersebut baru berupa pengecekan adminitrasi saja. Belum melakukan pemeriksaan kepada oknum tersebut, hal tersebut dikarenakan masih menunggu perintah bupati. Jumat (9/2/2018).

“Baru surat dari DLHK yang masuk, yang meminta inspektorat untuk menelusuri kasus ini. tapi belum ada perintah langsung dari Bupati,” jelasnya.

Dari informasi yang dia dapatkan dari bendahara DLHK, Akmad Rizal mengaku JY merugikan negara Rp 10 Juta. Selama bertugas sebagai kolektor tidak pernah menyetorkan uang hasil tagihnya, padahal masyarakat sudah membayar.

“Pernah dia menyetor 2017 namun itu tunggakan tahun sebelumnya. Berdasarkan pengakuan bendahara, masih ada Rp 10 juta yang belum tersetor. Tapi kalau menyebut nama pak wakil bupati Bulukumba, saya tidak tahu,” jelas Akhmad Rizal.

Saat ini, menurut Akhmad Rizal, JY telah dibebas tugaskan dari kolektor uang sampah dan akan dimintai mengembalikan uang yang diselewengkan tersebut, tanpa ada batas waktu yang ditentukan.

“Ini baru tahap penelusuran, kami belum bertemu dengan JY. Baru sekedar informasi, jika terbukti bersalah akan kita saksi dan diminta untuk mengembalikan uang yang dia selewengkan, tidak ada batas waktunya karena kita (Inspektorat) tidak ingin sampai ketahap pidana, semampunya saja, dicicil juga bisa,” jelas Akhmad Rizal.

Sebelumnya, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengaku namanya disebut-sebut oleh oknum PNS DLHK untuk melancarkan aksinya itu. Tomy pun berjanji jika benar melakukan penyelewengan tersebut, saksi tegas akan diberikan.