Bupati Bulukumba Bahas Potensi Wisata Desa di Musrenbang Kindang

oleh
Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali Saat Menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kindang, Bulukumba (13/2/2018) I Foto : Felix

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Pada saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali menekankan kepada setiap Kepala Desa (Kades) yang hadir untuk proaktif dalam mencari potensi pengembangan wisata yang bisa dikembangkan di pelosok desa. Selasa 13 Februari 2018.

Bupati dua periode ini berharap tema hari jadi Kabupaten Bulukumba yang ke 58 yakni ‘Bulukumba Bekerja, Pariwisata Bangkit, Masyarakat Sejahtera’ bisa betul betul dimaknai dengan baik para stakeholder hingga ke tingkat desa.

“Jadi lewat ini saya perintahkan semua Kepala Desa untuk mencari dan mengembangkan potensi wisata desa yang ada, karena lewat pariwisata desa bisa lebih cepat berkembang dan pasti meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar,” Ujar Andi Sukri.

Lanjutnya, Andi Sukri memberi contoh jika desa membangun dan mengembang potensi wisata dengan baik hasilnya bisa langsung terlihat dalam hitungan hari, namun jika fokus dalam pembangunan industri butuh waktu bertahun-tahun untuk menikmati hasilnya.

Musrenbang sendiri adalah sebagai wadah pendekatan kepada masyarakat terkait rencana pembangunan daerah kedepan, Andi Sukri menekankan bahwa usulan yang muncul di Musrenbang adalah betul-betul aspirasi yang mewadahi kepentingan masyarakat.

“Hasil dari sini nantinya akan langsung diinput ke e-Planning dan otomatis masuk ke Bapenas dan KPK, jadi tidak ada lagi usulan yang muncul diluar hasil musrenbang,” Tegas Andi Sukri.

Menanggapi perintah Bupati terkait pengembangan wisata, Persoalan lainnya kemudian mengemuka pada Musrenbang kali ini adalah Na’na yang memiliki potensi sumber daya alam Na’na sangat bagus. Selain kopi, Na’na juga memiliki pesona alam yang bagus dan punya air terjun, yang dikenal dengan air terjun Pelangi namun akses jalan ke sana masih jalan tanah.