Kopel Rilis 13 Nama Legislator Malas di Bulukumba

oleh

MAKASSAR,BB – Komite Pemantau Legislatif (Kopel) merilis sejumlah nama anggota DPRD Bulukumba yang dinilai malas dalam menjalnkan tugas seperti rapat paripurna, pleno dan konsultasi.

Hasil pemantauan Kopel yang menyebut 13 dari 40 anggota dewan tersebut dicatat sejak 28 Maret 2013.

Loading...

“Legislator tersebut memiliki tingkat kehadiran di bawah 50 persen. Bahkan, tiga orang di antaranya tidak pernah hadir dalam rapat paripurna DPRD, selama delapan kali berturut-turut, yakni Andi Masdar, H Tamsyar Syam, dan Fahidin HDK,” ungkap Anwar, Direktur Divisi Advokasi Kopel Bulukumba.

Sepuluh nama lain rata-rata hanya mengikuti tiga kali rapat paripurna termasuk dua Wakil Ketua DPRD yakni, Andi Edi Manaf, hanya satu kali hadiri rapat pleno dan Husbiannas Alsi  dua kali hadir.

Tujuh nama anggota DPRD lainnya adalah, Haji Tamsir, Juharta, Andi Marni Nur Intan, Andi Syahrir Sahib, Haji Askar, Andi Tenri Allang, Andi Mustamin A. Patawari dan Amar Ma’ruf.

“Ketidakhadiran selama enam kali berturut-turut tanpa pemberitahuan yang sah, sebenarnya sudah menjadi pertimbangan partai untuk melakukan PAW (Pergantian Antar Waktu-red),” tambah Bakri Abubakar, anggota Kopel.

Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Fahidin HDK, menyebut data-data yang dikeluarkan Kopel tersebut lemah dan tidak memiliki indikator yang jelas.

“Itu tidak benar, selama ini hanya saya yang rajin ikut rapat. Jadi Kopel harus bertanggungjawab atas data tersebut,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD BUlukumba, Andi Edi Manaf menjelaskan, tingkat kehadiran anggota dewan dalam rapat-rapat dewan tidak sepenuhnya menjadi indikator wakil rakyat malas.

“Mungkin ada urusan-urusan penting yang harus dihadiri. Dewan juga biasanya melakukan koordinasi kalau tidak hadir,” katanya.

Laporan: Cr11/ED

Loading...