Bupati Bulukumba Buka Diklat Prajabatan Golongan II dan III

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba kembali menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Prajabatan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III. Diklat Prajabatan yang dibuka Bupati AM Sukri Sappewali Senin (26/2) di Kampus II BKPSDM Provinsi Sulawesi Selatan akan berlangsung mulai 26 Februari sampai dengan 5 Maret 2018.

Peserta Diklat adalah CPNS dari Tenaga Dokter PTT,  Bidan PTT dan Penyuluh Pertanian yang berjumlah 80 orang yang terdiri dari 76 perempuan dan 4 laki-laki. Mereka lulus menjadi CPNS setelah melewati proses seleksi yang diperuntukkan khusus bagi tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk dokter, bidan dan penyuluh pertanian.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala BKPSDM Andi Ade Ariadi menyampaikan bahwa Diklat Prajabatan ini bertujuan untuk membentuk pengetahuan yang luas bagi aparatur dalam rangka pemberian pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. 

Sementara itu Kepala BKPSDM Provinsi Imran Jausi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat yang berlangsung selama satu minggu ini merupakan diklat yang dirancang secara sederhana sehingga peserta diklat memiliki karakter kebangsaan sehingga tangguh dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.

“Dalam diklat bagaimana kita juga mengajarkan agar ASN bisa terhindar dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Prajabatan ini diharapkan akan menjadi pondasi yang kuat sehingga disaat pelaksanaan tugas nantinya ASN mampu menghadapi tantangan dan rintangan yang semakin kompleks ini,” tuturnya

Bupati AM Sukri Sappewali yang didampingi Legislator H. Muh. Thamrin menyampaikan bahwa masyarakat saat ini sangat membutuhkan pelayanan yang maksimal sehingga para ASN harus meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga masyarakat merasa puas terlayani.

“ASN sebagai abdi masyarakat harus menyerahkan jiwa dan raganya demi pelaksanaan tugas yang mulia.Aparatur juga harus memiliki kualitas SDM yang memadai, sehingga paham dengan apa yang menjadi tugas pokoknya,” kunci AM Sukri Sappewali

Di akhir sambutannya Bupati dua periode ini berharap setelah prajabatan, pegawai tersebut tidak tambah malas. Karena biasanya, katanya kalau sudah jadi PNS, maka tenaga honorer lagi yang disuruh bekerja,  justru setelah PNS seharusnya lebih meningkatkan kualitas pekerjaan sebagai bukti telah lulus mengikuti diklat,” pinta AM Sukri Sappewali

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala BKPSDM Provinsi atas kerjasamanya dalam pelaksanaan diklat prajabatan tersebut.