Lewat Akreditasi Remedial, RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba Optimis Raih Bintang Lima

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Akreditasi rumah sakit merupakan upaya untuk mendorong seluruh tenaga pelaksana di rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang bermutu, terstandarisasi dan dengan perhatian khusus untuk keselamatan pasien dan pada akhirnya adalah bagaimana rumah sakit tersebut dapat mencapai Sustainable Developments Goals (SDG’s).

Untuk itu, upaya upaya peningkatan pelayanan sesuai standar akreditasi rumah sakit yang mengacu pada standar akreditasi nasional versi 2012 terus dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Terlebih pada penilaian remedial yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2018. Hal tersebut dijadikan sebagai faktor penyemangat standar akreditasi dengan niat akhir dapat meraih akreditasi paripurna atau akreditasi bintang 5 (lima) yang merupakan akreditasi tertinggi.

Dr. Rizal Ridwan Dappi yang merupakan ketua akreditasi RSUD mengungkapkan, bahwa penilaian dalam remedial nanti oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) hanya di khususkan pada 3 pokja saja.

“Dari keseluruhan 15 pokja yang ada di RSUD, terdapat 3 pokja yang akan dilakukan remedial yakni pokja Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI), pokja Manajemen Penggunaan Obat (MPO), dan pokja Sustainable Developments Goals (SDG’s),” Ungkap dr. Risal.

Dirinya menambahkan, bahwa dari keseluruhan pokja yang ada di rumah sakit sebenarnya telah dilakukan penilaian akhir oleh tim surveyor KARS. Namun ketiga pokja tersebut dalam survey akhir akreditasi tahun 2017 kemarin, nilainya tidak mencapai 80%. Sehingga dari kekurangan nilai tersebut, rumah sakit hanya dapat meraih akreditasi bintang 4 (empat) atau akreditasi utama, satu tingkat dibawah paripurna.

Ketua Akreditasi RSUD Sulthan Daeng Radja, Dr. Rizal Ridwan Dappi

“Sebenarnya, dengan rumah sakit yang berstatus tipe B dan menyandang predikat akreditasi utama itu sudah sangat memuaskan. Namun kita kembali pada niat dan cita cita awal bahwa RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja harus meraih akreditasi paripurna. Memang tidak banyak rumah sakit tipe B ketika survey akhir langsung paripurna, terkadang rumah sakit tersebut remedial dulu. Hal itulah yang mendasari sehingga kami meminta kepada KARS untuk dilakukan survey remedial, dengan harapan rumah sakit mencapai akreditasi paripurna,” Pungkas dr. Rizal

Sementara itu, terkait dengan rencana tersebut yang mendapat respon positif, pelaksana tugas (plt) direktur RSUD. Dr. H. Abdur Rajab H, MM, menurutnya bahwa memang benar sebelum dilakukan survey akhir akreditasi pada tahun lalu “nawaitu” atau niat kami di rumah sakit adalah untuk meraih akreditasi tertinggi yaitu akreditasi paripurna

“Semoga dengan remedial nanti, RSUD dapat meraih akreditasi paripurna. Terlebih lagi dari ketiga pokja yang secara khusus dipersiapkan untuk menghadapi remedial telah dilakukan perbaikan serta penyempurnaan dari kekurangan yang menjadi rekomendasi tim surveyor. Sehingga kami yakin pada remedial yang akan datang, RSUD akan meraih paripurna,” Tutur dr. Rajab

Selaku pelaksana tugas direktur RSUD, dirinya sangat mengharapkan adanya dukungan dari semua pihak, terutama Perintah Daerah Kabupaten Bulukumba, semoga rencana tersebut dapat berjalan dengan lancar dan meraih yang terbaik

“Dukungan dari semua pihak sangat kami nantikan, baik berupa masukan saran maupun kritikan yang sifatnya membangun. Demi rumah sakit kebanggaan kita di Kabupaten Bulukumba,” Harap dr. Rajab