Peringati Hari Ginjal Sedunia, Ini Himbauan Dokter Cantik RSUD Sultan Daeng Radja

oleh

Bulukumba, Beritabulukumba.com – Di hari ginjal sedunia atau world kidney day, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba menggelar syukuran satu tahun pelayanan cuci darah RSUD dan mengedukasi pasien serta keluarga pasien tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Acara tersebut berlangsung di ruang unit hemodialisis (HD) RSUD, pada Jumat (9/3/2018)

World kidney day, yang diperingati setiap tahunnya untuk mengingatkan lagi pentingnya menjaga kesehatan ginjal serius seperti penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjadi salah satu penyebab kematian nomor 8 di dunia. Dari data, terdapat sekitar 195 juta orang (penduduk dunia) saat ini yang menderita penyakit gagal ginjal kronik, dimana setiap tahunnya terdapat sebanyak 600 ribu orang meninggal karena penyakit tersebut

Data yang dilansir oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada tahun 2016 lalu, menyebutkan bahwa gagal ginjal menjadi penyakit katastropik yang paling banyak menghabiskan biaya kesehatan. Itu artinya, masih banyak masyarakat yang meremehkan kesehatan ginjal.

Dokter spesialis penyakit dalam RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dr. Yonarti Thamri, Sp.PD kepada Beritabulukumba.com mengungkapkan penyebab seseorang bisa mengalami gangguan ginjal seperti PGK atau gagal ginjal.

“Penyebabnya banyak sekali, namun penyebab utama yang paling sering ditemui ialah hipertensi, diabetes melitus, serta obesitas,” Kata dr. Yonarti Thamri, Sp.PD dokter spesialis penyakit dalam dan selaku dokter penanggung jawab unit hemodialisa RSUD

Namun, sambung dr. Yona sapaan akrabnya. Bahwa dari banyaknya kasus yang di temukan, wanita lah yang paling berisiko tinggi. Olehnya itu, dari peringatan world kidney day tahun ini, secara universal mengambil tema “Ginjal dan Kesehatan Wanita”

“Tentunya dari data yang telah dipaparkan diatas, mestinya kita lebih menyadari arti penting dari kesehatan ginjal tersebut. Salah satu yang bisa dilakukan ialah dengan cara menghindari mengkomsumsi obat obatan atau zat berbahaya, minuman keras yang dapat mengganggu fungsi ginjal,” Pungkasnya

Lalu, metode pencegahan apa yang sebaiknya dilakukan, dalam kesempatan tersebut di hadapan puluhan pasien dan keluarganya, dr. Yona berbagi tips yakni memodifikasi gaya hidup dengan cara “cek kesehatan secara rutin, jangan merokok, rutin melakukan aktivitas fisik, istirahat yang cukup, serta banyak minum air putih,” Tutupnya