Sehari Sebelum Pencoblosan Bupati ke KPU, Ada Apa?

oleh

BULUKUMBA – Menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan 2018 yang tinggal menghitung jam Bupati Bulukumba, Andi Muhammad Sukri Sappewali menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba di Jalan Jendral Sudirman. Selasa (26/06/2018).

Kedatangan orang nomor satu Bulukumba ke KPU sehari sebelum pencoblosan tersebut rupanya untuk memantau langsung kesiapan pelaksanaan Pilgub di Bulukumba. Selain itu juga bertatap muka langsung dengan 3 komisioner KPU baru yang dilantik sebelumnya menggantikan personil yang lama.

Loading...

Saat kunjungan Bupati mengecek kesiapan Pilgub, Bupati diterima oleh Ketua KPU Bulukumba Kaharuddin, yang baru dilantik sehari sebelumnya. Menurut AM Sukri Sappewali, pihak pemkab akan mensupport total KPU dalam menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi ini.

“Apa yang menjadi kendala di lapangan untuk segera di koordinasikan secepatnya sehingga kita dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang akan menciderai proses demokrasi di Bulukumba,” kata AM Sukri yang juga ketua tim desk Pilkada.

Komisioner KPU Bulukumba yang baru dilantik, lanjut AM Sukri harus segera bergerak cepat demi suksesnya Pilgub ini. Kaharuddin, yang didampingi oleh Sekretaris KPU, Andi Elis Manggabarani melaporkan kepada Bupati beberapa kendala kecil yang dihadapi saat ini, dan merasa yakin kendala tersebut tidak menjadi halangan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilgub.

Olehnya itu Bupati berpesan kepada KPU untuk bekerja secara profesional, jaga netralitas selaku penyelenggara, sehingga citra KPU mendapat nilai yang positif dimata masyarakat. Ia juga berharap kepada KPU untuk memantau kesiapan pendistribusian logisltik dan surat panggilan memilih, sehingga persentase pemilih yang hadir sesuai dengan apa yang diharapkan.

Dari Kantor KPU Bulukumba, Bupati lalu bergeser ke Kantor Panwaslu Bilikumba. Di kantor pengawas pemilu ini, Bupati juga mengecek kesiapan pengawasan pilgub. Panwas diminta untuk terjun langsung mengawasi tahapan pelaksanaan pilgub, termasuk pada hari H pencoblosan.

Menurut Bupati, semua TPS yang ada harus dalam kontrol panwas, dan jika ada kendala di lapangan terkait kesiapan pelaksanaan pilgub untuk segera melaporkan kepada Bupati selaku Ketua Desk Pilkada.

“Awasi jangan sampai masih banyak masyarakat yang tidak mendapatkan panggilan untuk memilih. Jangan sampai juga ada pemilih ganda, sehingga dibutuhkan pengawas di setiap TPS, ” imbau Bupati AM Sukri.

Provinsi Sulawesi Selatan sendiri termasuk daerah yang melaksanakan Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di Indonesia pada 27 Juni besok.

Loading...