Polemik Dugaan Suap 49 M, Mahasiswa Minta Bupati Bulukumba Diperiksa

oleh

MAKASSAR, BBO – Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM Sul-Sel) menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jalan Urip Sumiharjo, Makassar, Senin (09/07/2018).

Demonstrasi puluhan mahasiswa tersebut terkait Indikasi dugaan suap dana proyek Irigasi 49 Miliar dari kementerian PUPR yang saat ini senter jadi pembicaraan hangat publik di Kabupaten Bulukumba.

Loading...

Dalam orasinya mahasiswa meneriakkan tentang supremasi penegak Hukum harus secara tegas menangani persoalan yang berpolemik di Bulukumba ini.

Mereka menuntut segera memanggil Bupati selaku pemberi rekomendasi dari ASN yang pernah membuat status di media sosial (Facebook) terkait dugaan suap tersebut. Kedua meminta Dinas PSDA untuk memberikan penjelasan ke publik dalam hal ini masyarakat bulukumba terkait realisasi proyek irigasi 49 M yang telah beredar luas.

Ketiga Meminta inspektorat untuk menyampaikan hasil pemeriksaan kepada salah satu ASN yang menyebar luaskan informasi indikasi suap anggaran irigasi 49 M atas perintah Bupati Bulukumba. Terakhir mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa secara mendalam oknum ASN dan Bupati Bulukumba terkait anggaran irigasi 49 M.

“Kami tidak akan berhenti sampai persoalan yang ada di Kabupaten Bulukumba bisa diselsaikan, karna anggaran 49 M merupakan anggaran cukup fantastik, penegeak hukum harus segera memanggil Bupati Bulukumba selaku Pemberi rekomendasi dalam pengurusan proyek tersebut” Teriak Asfar M Nur, salah seorang demonstran.

Aksi berlangsung cukup alot. Setelah mahasiswa berorasi pihak kejaksaan tinggi akhirnya menemui mereka. Aksi kemudian berlanjut di Pertigaan Hertasning-Petrarani sambil membagikan selebaran pernyataan sikap dengan tiga poin tututan diantaranya

Untuk diketahui juga, polemik indikasi dugaan suap dana 49 M proyek irigasi dari kementerian PUPR mencuat setelah salah seorang ASN, Andi Ichwan AS mengunggah sebuah status di akun Facebook miliknya beberapa waktu lalu. Dalam status tersebut ia menuliskan tentang dugaan suap untuk pencairan dan DAK penugasan tahun anggaran 2017 di kementerian PUPR.

Loading...