800 Bacaleg Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Sultan Daeng Radja

oleh
Samsir. Salah satu bacaleg Partai Hanura Bulukumba

BULUKUMBA, BBC – Sedikitnya 800 bakal calon legislatif (Bacaleg) telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan di RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba.

“Bulukumba jadi pusat untuk wilayah selatan. Jadi, angka 800 itu adalah mereka berasal dari berbagai kabupaten, seperti Bulukumba, Sinjai, Bantaeng, Selayar, Jeneponto bahkan ada beberapa berasal dari Gowa, Luwu Timur, dan Makassar. Itu tercatat sejak sejak 21 Juni lalu,” kata Gumala, kasubag Humas dan Promkes RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, Jumat (13/07/2018).

Loading...

Menurut Gumala, banyaknya bacaleg yang melakukan tes di Bulukumba, karena RSUD Sulthan Dg Radja menjadi pusat lokasi tes kesehatan bacaleg untuk wilayah selatan Sulsel.

Untuk pemeriksaannya, RSUD Sulthan Dg Radja memberikan tarif sebesar Rp282.000 per bacaleg, yang terdiri dari tiga kategori pemeriksaan.

Tiga kategori pemeriksaan meliputi pemeriksaan kesehatan secara umum, pemeriksaan narkoba, dan pemeriksaan kesehatan jiwa.

Gumala menjelaskan, ketiga kategori itu masing-masing ditangani oleh dokter umum, dokter ahli patologi, dan dokter ahli jiwa.

“Khusus untuk pemeriksaan kesehatan jiwa, selain melalui uji MMPI (Minnesota multiphasic personaliti invertor) juga dilakukan pemeriksaan wawancara,” jelas Gumala.

MMPI ini dilakukan untuk menilai kematangan ego, gejala depresi, kepercayaan, kecurigaan, sensitif, skizofrenia, ragu-ragu, obsesif serta kecenderungan akan perilaku berbahaya, seperti alkoholis dan ketergantungan obat.

Gumala menambahkan, khusus untuk keterangan sehat dan narkoba, proses pemeriksaannya bisa selesai dalam sehari.

Sementara untuk kesehatan jiwa, tambah Gumala, pemeriksaan bisa sampai dua hari, dikarenakan hasil tes terlebih dahulu diperiksa dan kemudian dilakukan pembacaan hasil.

“Kategori lolos atau tidaknya, itu berdasarkan kriteria dari KPU, yang terpenting dia bukan gangguan jiwa berat dan retardasi mental,” pungkas Gumala.

Loading...