Bacalegnya Ancam Tarik Diri, Ketua PAN Bulukumba: Tidak Ada Masalah

oleh

BULUKUMBA, BBC – Di hari terakhir pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) partai politik di kantor KPU Bulukumba, Selasa 17 Juli 2018 diwarnai insiden protes Nuraedah salah seorang bacaleg asal PAN. Dirinya bahkan mengancam bakal menarik diri dari ajang pemilihan legislatif 2019 mendatang.

Hal itu dilontarkan Nuraedah pasalnya saat penyerahan berkas, tiba tiba nomor urut dirinya yang diklaim berada di urutan pertama berganti.

Loading...

“Kami tidak terima nomor urut caleg kami dirubah, kami berencana akan tarik berkas di KPUD. Adanya perubahan nomor urut baru kami tahu setelah berkas dikumpul,” ujar Nuraedah melalui menantunya Ilham Ashari pasca dokumen PAN di serahkan ke KPU.

Imbasnya adalah jika dokumen ditarik, kemungkinan terjadi PAN akan tereliminasi sebagai peserta Pileg, karena keterwakilan perempuaanya Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Tidak masalah kalau Nuraedah tidak ikut caleg, ini masalah komitmen, masalahnya sudah kami sosialisasikan di masyarakat,” jelas Ilham.

Sementara dari pantauan Beritabulukumba.com di KPU, usai pendaftaran ketua DPD PAN Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki bergegas langsung meninggalkan KPU.

Saat dikonfirmasi lanjut oleh wartawan mengenai ancaman tarik diri salah seorang bacalegnya, wakil ketua DPRD Bulukumba itu mengatakan tak ada masalah.

“Biasa, tidak ada ji masalah,” ujarnya via telepon seluler.

Mengenai kisruh nomor urut lanjutnya itu biasa terjadi. “Biasa terjadi kalau masalah nomor urut itu terkadang ada yang ini dan ada yang tidak. Mungkin itu aja,” tambah Zulkarnain.

Sementara mengenai ancaman tarik diri Nuraedah, Zulkarnain enggan menanggapi. “Saya tidak menginginkan begitu, tidak adalah,” tandasnya.

Sekadar diketahui, saat ini Nuraedah merupakan anggota DPRD Bulukumba, yang bertugas di komisi D.

Loading...